Please use this identifier to cite or link to this item: http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/124
Title: Sikap Dokter Terhadap Euthanasia
Authors: Lukito Setiawan, Jenny
Keywords: Euthanasia, Sikap, Dokter
Issue Date: Nov-2009
Publisher: Proceedings Temu Ilmiah Nasional: The Workshop Souldrama - 16-18 Nop 2009 - Balaiurang Universitas Kristen Satya Wacana
Citation: Setiawan, J. L. (2009). Sikap dokter terhadap euthanasia. In Proceeding: towards the health of mind, body, and soul and workshop souldrama (pp. 070-074). Retrieved from http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/124
Abstract: Kemajuan yang pesat dalam bidang biomedis dan kedokteran nyata dalam penemuan alat-alat dan mesin penunjang hidup. Dengan adanya penemuan-penemuan tersebut, laju proses kematian dapat ditekan, dan harapan hidup manusia juga meningkat. Akan tetapi penggunaan alat-alat yang modern itu bukannya tidak mendatangkan masalah bagi pasien dan keluarga, karena penggunaan alat-alat tersebut menuntut biaya yang sangat tinggi, tidak menjamin kesembuhan, dan pasien merasakan rasa sakit luar biasa yang berkepanjangan. Karena itu ada berbagai pendapat yang pro-kontra terkait dengan praktek euthanasia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai sikap dokter terhadap euthanasia serta faktor-faktor yang mempengaruhi sikap tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif Sebanyak 30 orang dokter berpartisipasi dalam mengisi angket sikap terhadap euthanasia, dan tiga di antaranya juga berperan sebagai informan dalam interviu. Hasil analisis data kuantitatif menunjukkan bahwa 80% dokter menyatakan sikap tidak setuju dan sangat tidak setuju rerhadap euthanasia, sementara 20% lainnya bersikap ragu-ragu terhadap praktek euthanasia. Data kualitatif menunjukkan bahwa sikap negatif informan terbadap euthanasia lebih disebabkan oleh keyakinan mereka bahwa hanya Tuhan yang berhak menentukan hidup dan mati manusia, sehingga manusia tidak memiliki hak untuk mengakhiri kehidupannya. apalagi hidup orang lain. Euthanasia juga dipandang tidak sesuai dengan norma yang berlaku di Indonesia serta melanggar ajaran agama. Akan tetapi dalam kenyataannya ada bentuk-bentuk lain dari euthanasia yang terjadi di masyarakat. Hasil yang lebih rinci dan analisis lebih lanjut akan dipaparkan dalam artikel ini guna mernberikan rekomendasi terkait dengan upaya layanan kemanusiaan yang lebih baik.
URI: http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/124
Appears in Collections:Lecture Papers National Published Articles

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
124.pdf319.84 kBAdobe PDFView/Open
JLS_Full.pdf1.46 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.