<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1642">
<title>Fakultas Ilmu Komunikasi</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1642</link>
<description>Fakultas Ilmu Komunikasi</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9328"/>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9327"/>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9326"/>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9325"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-07T01:41:41Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9328">
<title>Strategi Periklanan PT Mitra Megah Bangunan Abadi</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9328</link>
<description>Strategi Periklanan PT Mitra Megah Bangunan Abadi
Prastyan Gading Eksanto, Firnanda
Iklan merupakan salah satu langkah penting untuk menunjang keeksistensian dari suatu produk atau jasa, suatu instansi atau perusahaan. Strategi periklanan yang dinilai cukup efektif dan efisien bisa meningkatkan penjualan produk yang dieksekusi melalui banyak cara. Pemilihan suatu media tidak serta merta dipilih begitu saja, melainkan terdapat faktor-faktor penting karena disesuaikan dengan rencana target pembuat iklan. Penelitian ini merupakan penelitian untuk menganalisis strategi periklanan PT Mitra Megah Bangunan Abadi untuk mendapatkan pasar lebih banyak dan meningkatkan penjualan dengan menggunakan analisa dari strategi periklanan milik perusahaan PT. Mitra Megah Bangunan Abadi di kota Tulungagung. Penelitian ini menggunakan landasan teori periklanan. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif serta untuk pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada Direktur, Marketing dan Pelanggan dari PT. Mitra Megah Bangunan Abadi, serta praktisi Intregrated Marketing Communication dari perusahaan lain. Simpulan dari penelitian ini adalah PT. Mitra Megah Bangunan Abadi telah menjalankan strategi periklanan dengan baik dimana perusahaan ini mampu memenuhi tujuan utama periklanan dengan efektif dan efisien. Adapun media yang dipilih sebagai media periklanan adalah radio, billboard dan media sosial Instagram dan Facebook. Dengan strategi yang dilakukan, perusahaan mampu memengaruhi pelanggan secara rasional dan emosional.
Advertising is one of the important steps to support the existence of a product or &#13;
service, an agency or company. Advertising strategies that are considered quite &#13;
effective and efficient can increase product sales that are executed in many ways. The &#13;
selection of a media is the important factors because it is adjusted to the plan of the &#13;
advertiser's target. This research is a study to analyze the advertising strategy of PT &#13;
Mitra Megah Bangunan Abadi to get more market and increase sales by using an &#13;
analysis of the advertising strategy of the company PT Mitra Megah Bangunan Abadi &#13;
in Tulungagung City. This research uses the basis of advertising theory. The research &#13;
was conducted with a qualitative descriptive method as well as for data collection &#13;
through interviews and observations. Interviews were conducted with the Director, &#13;
Marketing and Customers of PT Mitra Megah Bangunan Abadi, and also Integrated &#13;
Marketing Communication practitioners from other companies. The conclusion of this &#13;
research is PT Mitra Megah Bangunan Abadi has implemented a good advertising &#13;
strategy where the company is able to fulfill the main objectives of advertising &#13;
effectively and efficiently. The media chosen as advertising media are radio, &#13;
billboards and social media Instagram and Facebook. With the strategy applied, the &#13;
company is able to influence customers rationally and emotionally.
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9327">
<title>STRATEGI DIGITAL PUBLIC RELATIONS (PR)   HUMAS FRAKSI PARTAI KEADILAN SEJAHTERA DPR RI  DALAM MENINGKATKAN CITRA DAN KEPERCAYAAN  MASYARAKAT</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9327</link>
<description>STRATEGI DIGITAL PUBLIC RELATIONS (PR)   HUMAS FRAKSI PARTAI KEADILAN SEJAHTERA DPR RI  DALAM MENINGKATKAN CITRA DAN KEPERCAYAAN  MASYARAKAT
Mutiara Kayana, Dheandra
Indonesia merupakan negara demokrasi. Dimana partisipasi masyarakat dalam hal politik merupakan elemen utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, dengan adanya partai politik dapat menjadi sebuah tolak ukur partisipasi masyarakat terhadap politik. Maka dari itu suara rakyat merupakan hal yang terpenting bagi suatu partai politik. Untuk memperoleh suara tersebut, partai politik akan memberikan bantuan atau menjadi garda terdepan pada saat terjadi bencana atau konflik. Tetapi tidak hanya itu, partai politik juga dapat membangun citranya sendiri agar kepercayaan masyarakat dapat terbangun. Penelitian ini melihat bagaimana strategi yang dilakukan oleh Humas fraksi PKS DPR RI dalam meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat melalui media sosial sebagai alat berkomunikasi dan penyebarluasan informasi kepada publik. Menggunakan teori Aktivitas Digital Public Relations (PR). Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan secara in-depth interview kepada kepala dan pengelola media sosial Humas Fraksi PKS DPR RI, pengguna media sosial yang mengikuti akun Fraksi PKS DPR RI, dan ahli di bidang public relations. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan digital public relations yang dilakukan oleh Humas Fraksi PKS DPR RI berdasarkan Empat Aktivitas Digital Public Relations, yaitu Attracting Visitors Through Search, Engagement &amp; Dialogue, Building Campaign Buzz, dan Defensive/Crisis. Hal tersebut dilakukan oleh Humas Fraksi PKS DPR RI guna untuk membangun citra dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta membangun kedekatan dengan publik melalui akun media sosialnya. Analisa dengan teori tersebut dapat mempresentasikan dan mengevaluasi kegiatan digital public relations yang dilakukan oleh Humas Fraksi PKS DPR RI sesuai dengan praktik media dengan pemanfaatan teknologi digital agar fungsi komunikasi dapat berjalan dengan baik. Dari beberapa aktivitas digital public relations tersebut, terdapat beberapa aktivitas yang belum dilakukan secara maksimal, seperti Engagement &amp; Dialogue atau interaksi Humas Fraksi PKS DPR RI dengan audiensnya, serta pada aktivitas Building Campaign Buzz atau kampanye secara besar-besaran yang mempengaruhi publik juga belum dilakukan oleh Humas Fraksi PKS DPR RI, tetapi hal tersebut masih diupayakan dan dikembangkan oleh Humas Fraksi PKS DPR RI seiring dengan berjalannya waktu agar pembangunan citra dan kepercayaan masyarakat dapat tercapai.
Indonesia is a democratic country. Where public participation in politics is the main element in the life of the nation and state. Therefore, the existence of political parties can be a benchmark for public participation in politics. Therefore, the voice of the people is the most important thing for a political party. To obtain these votes, political parties will provide assistance or be at the forefront in the event of a disaster or conflict. But not only that, political parties can also build their own image so that public trust can be built. This study looks at how the PR strategy of the PKS faction of the DPR RI in improving the public's image and trust through social media as a means of communicating and disseminating information to the public. Using the theory of Digital Public Relations (PR) Activities. The method in this study uses a qualitative descriptive approach. Data collection was carried out by in-depth interviews with the head and manager of the PR PKS faction of the DPR RI, social media users who follow the accounts of the PKS faction of the DPR RI, and experts in the field of public relations. The results of this study indicate that the digital public relations activities carried out by the PR PKS Fraction DPR RI are based on Four Digital Public Relations Activities, namely Attracting Visitors Through Search, Engagement &amp; Dialogue, Building Campaign Buzz, and Defensive/Crisis. This was done by the PR of the DPR RI PKS Faction in order to build an image and increase public trust, as well as build closeness with the public through their social media accounts. Analysis with this theory can present and evaluate digital public relations activities carried out by the Public Relations of the PKS DPR RI Faction in accordance with media practices by using digital technology so that the communication function can run well. Of the several digital public relations activities, there are several activities that have not been carried out optimally, such as Engagement &amp; Dialogue or the interaction of the PKS DPR RI PR faction with its audience, as well as the Building Campaign Buzz activity or a large-scale campaign that affects the public has also not been carried out by Public Relations of the PKS Fraction of the DPR RI, but this is still being pursued and developed by the PR of the PKS Fraction of the DPR RI over time so that the development of public image and trust can be achieved.
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9326">
<title>STRATEGI  KAMPANYE KOMUNITAS EARTH HOUR (EH)  UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN  MASYARAKAT</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9326</link>
<description>STRATEGI  KAMPANYE KOMUNITAS EARTH HOUR (EH)  UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN  MASYARAKAT
Arsyva Nur Azizah, Inne
Permasalahan lingkungan di Indonesia perlu adanya perhatian lebih dari masyarakat sekitar dikarenakan kerusakan lingkungan di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya. Untuk memberikan kesadaran masyarakat Indonesia maka kaum millenial Indonesia membentuk sebuah komunitas lingkungan salah satunya yakni Earth Hour. Penelitian ini melihat bagaimana strategi kampanue di dalam komunitas Earth Hour dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyrakat. Dan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kampanye Earth Hour dalam membangun kesadaran masyakat, khususnya terkait permasalahan lingkungan. Dalam menganalisis strategi kampanye komunitas Earth Hour digunakan teori dari Smith riset formatif yang memiliki 3 tahap yaitu analisi situasi, analisis organisasi, analisis publik Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kuasi kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini 1) analisis situasi Earth Hour kota Surabaya adalah kota urban dan industri yang mempunyai daya konsumsi listrik tinggi dan pertumbuhan industri di Surabaya membuka potensi untuk kolaborasi. 2) analisis organisasi Earth Hour telah melakukan langkah-langkah dengan menunjukan ke audience bahwa gaya hidup peduli lingkungan memiliki sifat praktis dan ekonomis. 3) analisis publik Earth Hour Surabaya sudah memperhatikan target audience mereka dengan tidak hanya berdasarkan kemudahan akses saja namun juga, mempertimbangkan lokasi dan tempat kampanye. Dari beberapa tahap riset formatif kampanye tersebut, sudah dilakukan secara maksimal oleh Earth Hour untuk mengajak masyarakat turut serta menjaga lingkungan dan hal tersebut akan terus diupayakan oleh Earth Hour untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terkait permasalahan lingkungan.
Environmental problems in Indonesia need more attention from the surrounding community because environmental damage in Indonesia continues to increase every year. To provide awareness to the Indonesian people, Indonesian millennials have formed an environmental community, one of which is Earth Hour. This research looks at how the campaign strategy within the Earth Hour community is in increasing people's environmental awareness. And this study aims to analyze the strategy of the Earth Hour campaign in building public awareness, especially related to environmental issues. In analyzing the Earth Hour community campaign strategy, Smith's theory of formative research is used which has 3 stages, namely situational analysis, organizational analysis, public analysis. The research was conducted using a quasi qualitative research method. Data collection is done by means of interviews and documentation. The results of this study 1) Earth Hour situation analysis in Surabaya is an urban and industrial city that has high electricity consumption and industrial growth in Surabaya opens up potential for collaboration. 2) Earth Hour organizational analysis has taken steps to show the audience that a lifestyle that cares for the environment has both practical and economical characteristics. 3) public analysis Earth Hour Surabaya has paid attention to their target audience not only based on ease of access but also considering the location and location of the campaign. From several formative research stages of the campaign, Earth Hour has done its best to invite the public to participate in protecting the environment and Earth Hour will continue to strive for this to increase public awareness regarding environmental issues.
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9325">
<title>REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM "INNOCENCE"</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9325</link>
<description>REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM "INNOCENCE"
Rahayu, Desya Lina Rahayu
Dalam film perempuan sering digambarkan sebagai seseorang yang hanya bisa memiliki peran dalam ranah domestik, hanya direpresentasikan sebagai pelengkap atau pendamping laki-laki, dan perempuan tidak dapat berdiri sendiri. Salah satu film yang mengangkat isu mengenai representasi perempuan yaitu film “Innocence” 2020. Film “Innocence” 2020 merupakan film yang bercerita mengenai perjuangan seorang anak yang ingin membebaskan ibunya dari penjara atas tuduhan pembunuhan. Dengan berfokus pada karakter utama perempuan, film ini menunjukkan pribadi yang pemberani dan tidak mudah putus asa. Penelitian ini meneliti tentang Representasi Perempuan yang digambarkan dalam Film “Innocence”. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat bagaimana perempuan direpresentasikan melalui film “Innocence”. Teori yang digunakan yaitu film sebagai komunikasi massa, perempuan dalam media, representasi dan semiotika. Metode penelitian yang digunakan yaitu semiotika John Fiske yang terdiri dari tiga level kode-kode televisi, yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi. Dengan menggunakan ketiga level tersebut, peneliti menemukan adanya representasi perempuan yang ditunjukkan melalui karakter pemeran utama perempuan yang berani, perempuan yang pandai dan perempuan yang sukses. Dalam film ini, perempuan telah mendobrak stereotip yang selama ini sudah melekat, di mana perempuan dinilai sebagai objek pasif dan lemah serta selalu bergantung pada laki-laki dan hanya berperan sebagai pendamping laki-laki saja. Selain itu, perempuan juga dinilai tidak pantas untuk tampil di ranah publik, dan tidak berani dalam bertindak. Secara keseluruhan, film “Innocence” ingin menyampaikan adanya pergeseran peran yang ditunjukkan melalui karakter pemeran utama perempuan yang berani dalam bertindak, melawan ketidakadilan, mengambil keputusan dan dapat menunjukkan eksistensinya sehingga dapat tampil di ranah publik, bekerja sebagai seorang pengacara handal, sukses dan juga tangguh sehingga dia berhasil mencapai puncak tujuannya walaupun dengan segala resiko yang ada, namun dia tidak putus asa.
</description>
<dc:date>2021-06-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
