<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1645">
<title>Bisnis Kuliner</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1645</link>
<description>Bisnis Kuliner</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8527"/>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8322"/>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8321"/>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8319"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-23T03:26:29Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8527">
<title>CEPIT BURGER</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8527</link>
<description>CEPIT BURGER
Rudyanto, Felly
Tugas Akhir rencana bisinis Cepit Burger sebagai makanan dengan cita rasa khas indonesia yang diolah dalam bentuk Burger . Bisnis ini bertujuan untuk mengetahui reaksi minat masyarakat Surabaya terhadap produk yang ditawarkan oleh Cepit Burger yang berlokasi di Surabaya Barat. Pemilihan Cepit Burger sebagai ide konsep bisnis dikarenakan be lum ada usaha sejenis yang menawarkan produk tersebut dan sebagai peluang bisnis baru yang dapat berkembang besar. Teori yang digunakan dalam konsep bi snis Cepit Burger disusun dengan menggunakan teori Model Bisnis Kanvas, teori SWOT, CPM, Entry Barriers , Teori STP dan Bauran Pemasaran 8P. Analisis minat masyarakat Surabaya dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang dilakukan secara tertutup. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Surabaya merasa tertarik dengan produk yang ditawa rkan Cepit Burger dan konsep bisnis Cepit Burger dapat di realisasikan secara nyata. Secara perhitungan rencana keuangan menunjukan bahwa bisnis Cepit Burger mendapatkan Break Even Point ditahun kedua atau pada tahun 2017 dan Net Present Value pada tahun 2018 di bulan kedua, sehingga dapat disim pulkan kelayakan bisnis ini.
Cepit Burger is a Burger with Indonesian taste food, as an innovative business plan. This business is ai ming to know public reaction against product of Cepit Burger which is located in west Surabaya. Cepit Burger is elected as core idea of business concept through some appeals: the uniqueness and a new prosperous business chance. Theories to compile the business concept of Cepit Burger are Business Model Canvas, SWOT theory, CPM , Entry’s Barriers, STP Theory and 8P Marketing Mix. Readability analyze of public was collecting through enclosed questionnaire. Result of analysis is positive to Surabaya public interest towards product of Cepit burger and the realization potency of Cepit Burger’s business concept. Reflected through financial plan, Cepit Burger will reach BEP in second year or in 2017, and NPV in 2018 2nd month of 2018, concluded the expediency of Cepit Burger.
</description>
<dc:date>2015-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8322">
<title>RUMAH PASTA</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8322</link>
<description>RUMAH PASTA
Indrianto, Cynthia Angelina
“Rumah Pasta” membahas ide usaha pendirian restoran yang mengintegrasikan masakan Italia dan Indonesia . Ide usaha ini disampaikan karena belum ada restoran fusion di Surabaya yang memadukan makanan khas Italia dan Indonesia. Para pelaku bisnis masing - masing berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik, menciptakan suasana yang nyaman, ciri khas yang unik dari segi interior suatu restoran tersebut sehingga dapat membuat pengunjung tertarik. Bisnis food beverage akan menjadi peluang usaha bagus di kota besar seperti Surabaya. Rumah Pasta memiliki kekuatan ( streng t h s) adalah restoran pertama yang membuat pasta segar dengan berbagai macam isi , rasa dan warna pasta dari sayuran seperti wortel, daun paterseli dan tentunya homemade . Kelemahan ( weakness ) dari Rumah Pasta merupakan restoran baru yang belum cukup memiliki brand image yang kuat dimata masyarakat . Peluang ( opportunities ) restoran ini adalah gaya hidup masyarakat Surabaya yang cukup tinggi dalam mengkonsumsi makanan , sedangkan ancaman ( threats ) dengan munculnya restoran baru dengan inovasi - inovasi yang lebih bervariasi .
"Rumah Pasta" covers the establishment of a business idea that integrates restaurant Italian and Indonesian cuisine. This business idea conveyed because there is no fusion restaurant in Surabaya that combines Italian and Indonesian food. The perpetrators businesses each striving to provide the best service , creating an atmosphere which comfortable, hallmark distinctive which is unique from terms of interior an those restaurants so that can make the visitors interested . Food beverage business would be a good business opportunity in big cities like Surabaya . Rumah Pasta have strengths (strengths) was the first to make fresh pasta with a variety of content, flavor and color pasta from vegetables such as carrots, parsley leaves and of course homemade. Weakness (weakness) of the Pasta House is a new restaurant that not enough has a strong brand image in the eyes of the public. Opportunity (opportunities) this restaurant is a lifestyle of society Surabaya who quite high in consuming foods, whereas threat of (threats ) with the emergence of new restaurants with innovation-innovation which more varied.
</description>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8321">
<title>THE FANTASIA</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8321</link>
<description>THE FANTASIA
Irawan, Avila Carlo
Perkembangan pesat industri makanan dan minuman terutama di bisnis restaurant mambawa industri ini menjadi sebuah industri dengan tingkat persaingan yang tinggi. Untuk dapat memiliki daya saing dan sustainability yang kuat, sebuah konsep bisnis yang inovatif dan unik sangat dibutuhkan. The Fantasia adalah sebuah konsep bisnis restaurant tematik dengan tema fantasy magical. Dengan tema fantasy magical sebagai competitive advantage utamanya, The Fantasia menawarkan suatu pengalaman makan yang mempesona dengan mengimplementasikan tema secara holistik ke seluruh elemen restaurant mulai dari tema, konsep cerita, desain interior, exterior, maupun seragam karyawan, sampai sistem pelayanan dan menu makanan yang spesial. Berlokasi di Surabaya Town Square dengan target market utama youth dan family, The Fantasia memiliki visi untuk menjadi restaurant bertema fantasy magical terbaik di Indonesia dan akhirnya bisa dikenal di seluruh dunia
The rapid development of food and beverage industry especially in restaurant business has brought this industry to be high competitive level industry. To create a competitive and sustainable business, an innovative and unique business concept are needed. The Fantasia is a business concept of thematic restaurant with fantasy magical thematic restaurant. With fantasy magical theme as its main competitive advantage, The Fantasia offers the guest enchanting dining experience by implementing its theme holistically to the entire elements of the restaurant starting from the theme, storyboard concept, interior and exterior design, as well as employee’s unifom design, to its service system and special menus offered. Located in Surabaya Town Square with youth and family as its main target market, The Fantasia has a vision to be the best fantasy magical thematic restaurant in Indonesia, and finally be well known worldwide
</description>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8319">
<title>GANGNAMGU</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8319</link>
<description>GANGNAMGU
Junita, Aloysia
Gangnamgu adalah sebuah kafe yang menjual berbagai macam street foods serta beverages dari negara Korea. Lokasi kafe ini berada di dalam mall Paragon, Jalan Pemuda 118 Semarang. Gangnamgu menawarkan cita rasa yang khas dengan memakai bahan asli dari Korea. Gangnamgu memiliki suatu produk unggulan yaitu tteokpoki dengan rasa pedas manis yang sudah terkenal di telinga masyarakat. Gangnamgu juga menawarkan beberapa menu street food Korea yang masih jarang ditemui di restoran Korea seperti kkochi, eomukguk dan twigim . Packaging kafe ini menggunakan bahan yang ramah lingkungan yaitu papercup yang dapat didaur ulang. Pelayanan yang ramah serta cepat diharapkan dapat membuat para konsumen menjadi nyaman saat membeli street foods atapun beverages . Gangnamgu beroperasional setiap hari mu lai pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB. Target konsumen Gangnamgu yaitu konsumen yang berusia 20 hingga 40 tahun yang termasuk kalangan menengah ke atas. Tujuan dari Gangnamgu adalah ingin memberikan pilihan menu street food dan beverages dari negara Korea yang jarang ditemui di Semarang sebagai pendamping di saat santai, bersosialisasi dengan teman atau hanya ingin menikmati makanan.
Gangnamgu is a cafe that sells various street food and beverage from Korea. The location of this cafe is at the Paragon mall, Pemuda 118 street Semarang. Gangnamgu offers a authentic taste by using original ingredients from Korea. Gangnamgu has it special product that is tteokpoki wich is spicy and sweet flavor that is well known in the public ear. Gangnamgu also offers some Korean street food menu that is rarely found at Korean restaurants like kkochi, eomukguk and twigim. The packaging of this cafe is uses ecofriendly material that is recyclable papercup . Friendly and fast service are expected to make the customers be comfortable when buying street food or beverage. Gangnamgu ’s operational hours start from 10 AM to 9.30 PM which is open ed everyday. The target market of Gangnamgu is the customers aged from 20 to 40 years old including the upper middle social class. The purpose of Gangnamgu is like giving option menu of Korean street food and beverage which are rarely found in Semarang as a companion in leisure time, socializing with friends or just want to enjoy the food.
</description>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
