<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://dspace.uc.ac.id:8080">
<title>DSpace at Universitas Ciputra</title>
<link>http://dspace.uc.ac.id:8080</link>
<description>The DSpace digital repository system captures, stores, indexes, preserves, and distributes digital research material.</description>
<items xmlns="http://apache.org/cocoon/i18n/2.1">
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9256"/>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9255"/>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9254"/>
<rdf:li rdf:resource="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9253"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-03-12T11:11:12Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9256">
<title>KOMUNIKASI ORGANISASI PT ASCO CABANG JEMURSARI</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9256</link>
<description>KOMUNIKASI ORGANISASI PT ASCO CABANG JEMURSARI
Natalia, Vinna
Industri otomotif di Indonesia menjadi salah satu sektor andalan terhadap perekonomian nasional. Salah satunya lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja pada industri otomotif. Salah satu industri otomotif di kota Surabaya ini adalah kantor PT Asco yang sudah aktif melakukan kegiatan komunikasi dengan memanfaatkan komunikasi organisasi. Penelitian ini untuk mengetahui komunikasi yang ada di dalam organisasi apakah terlaksana dengan baik di kantor PT Asco cabang Jemursari di Surabaya. Dengan tujuan untuk mengetahui apakah komunikasi yang diberikan oleh pemimpin baik dalam verbal maupun non – verbal tersampaikan dengan baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan melalui wawancara dan studi dokumen. Data yang diperoleh melalui wawancara ini dilakukan dengan sumber utama manager operartional yang telah mengelola organisasi selama 19 tahun dan karyawan di kantor PT Asco untuk mendukung jawaban sumber informan penelitian ini. Metode penelitian  yang digunakan pada peneliti ini adalah triangulasi sumber dengan menggunakan akademisi untuk mengoreksi kekeliruan menyeluruh secara sukarela. Hasil penelitian ini secara keseluruhan adalah menunjukan bahwa komunikasi organisasi mempunyai peranan penting ketika pimpinan yang ingin menyampaikan informasinya kepada bawahannya maupun sebaliknya tidak langsung tetapi terdapat arus. Selanjutnya terdapat fungsi komunikasi organisasi serta gaya komunikasi yang digunakan pimpinan di dalam organisasi. Karena faktor pendukung di kantor PT Asco sudah terstruktur dengan komunikasi yang terbuka antara pimpinan dan bawahan.
</description>
<dc:date>2022-04-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9255">
<title>Pengaruh Penerapan Family Constitution Terhadap Performance serta Sustainability Perusahaan Family Business</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9255</link>
<description>Pengaruh Penerapan Family Constitution Terhadap Performance serta Sustainability Perusahaan Family Business
Arif, Afik Bonafide
Family business merupakan salah satu penopang perekonomian Indonesia, di mana 95% perusahaan di Indonesia adalah family business. Berkembangnya family business berkembang pula perekonomian negara. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan family constitutions yang merupakan salah satu elemen dari tata kelola family business, terhadap kinerja/performance serta keberlanjutan/sustainability perusahaan family business. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan 163 sampel perusahaan family business dari semua sektor bisnis skala kecil dan menengah di wilayah Jawa Timur. Metode analisis data dengan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini diketahui dari ketiga subsistem dalam family constitution, yaitu kepemilikan, keluarga, dan bisnis yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa untuk subsistem keluarga dan bisnis memiliki pengaruh positif dan siknifikan terhadap kinerja dan keberlanjutan perusahaan family business, sedangkan subsistem kepemilikan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan. Untuk pengaruh hubungan antara performance sebagai variabel intervening terhadap sustainability adalah positif namun tidak signifikan.
Family business is one of the pillars of the Indonesian economy, where 95% of companies in Indonesia are family businesses. The development of family business also develops the country's economy. This study aims to determine the effect of the application of family constitutions, which is one of the elements of family business governance, on the performance and sustainability of family business companies. This study uses a quantitative approach, using a sample of 163 family business companies from all small and medium-scale business sectors in the East Java region. Data analysis method using Partial Least Square (PLS). The results of this study are known from the three subsystems in the family constitution, namely ownership, family and business which are independent variables in this study, indicating that the family and business subsystems have a positive and significant influence on performance and sustainability of family business companies, while the subsystem ownership has a positive but not significant effect. The effect of the relationship between performance as an intervening variable on sustainability is positive but not significant.
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9254">
<title>Pengaruh Parasocial Interaction terhadap Purchase Intention dengan Consumer Online Purchase Behavior sebagai Variable Intervening Pada Produk Fashion</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9254</link>
<description>Pengaruh Parasocial Interaction terhadap Purchase Intention dengan Consumer Online Purchase Behavior sebagai Variable Intervening Pada Produk Fashion
Muktianis, Rima
Salah satu faktor yang mendasari keberhasilan pemasaran melalui media sosial adalah dengan menggunakan influencer marketing, Peran influencer disini memberikan efek social presence bagi calon pembeli dimana mereka merasakan kehadiran serta meningkatkan rasa trust bagi calon konsumen terhadap toko online yang dituju. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara parasocial interaction yang menimbulkan adanya hubungan satu arah antara audiens(konsumen) dengan influencer terhadap minat beli(purchase intention) dengan consumer online purchase behavior sebagai variable intervening. Penelitian ini menggunakan metode PLS-SEM dengan pengujian hipotesis menggunakan uji T. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar dalam bentuk google form ini sebanyak 211 responden yang merupakan followers dari Lekasorai dan belum pernah membeli produk Lekasorai. Penelitian dilaksanakan dalam kurun waktu kurang lebih 4 (empat) bulan, 2 bulan pengajuan proposal, 1 bulan pengumpulan data dan 1 bulan pengolahan data Hasil penelitian ini membuktikan bahwa parasocial interaction berpengaruh sebesar 53,9% terhadap consumer online purchase behavior, parasocial interaction berpengaruh sebesar 38,9% terhadap purchase intention, consumer online purchase behavior berpengaruh sebesar 41,8% terhadap purchase intention, consumer online purchase behavior dapat diletakkan sebagai variable intervening dan memiliki pengaruh sebesar 22,5%.
One of the factors underlying the success of marketing through social media is the use of influencer marketing. The role of influencers here provides a social presence effect for prospective buyers where they feel their presence and increase the sense of trust for potential consumers towards the targeted online store. This study was conducted to determine the relationship between parasocial interaction which causes a one-way relationship between the audience (consumers) and influencers on purchase intention (purchase intention) with consumer online purchase behavior as an intervening variable. This study uses the PLS-SEM method with hypothesis testing using the T test. Data collection is carried out using a questionnaire distributed in the form of a google form. There are 211 respondents who are followers of Lekasorai and have never bought Lekasorai products. The research was conducted in a period of approximately 4 (four) months, 2 months of submitting a proposal, 1 month of data collection and 1 month of data processing. The results of this study prove that parasocial interaction has an effect of 53.9% on consumer online purchase behavior, parasocial interaction has an effect of 53.9% 38.9% on purchase intention, consumer online purchase behavior has an effect of 41.8% on purchase intention, consumer online purchase behavior can be placed as an intervening variable and has an influence of 22.5%.
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9253">
<title>Pengaruh Organizational Justice terhadap Intention to Leave dengan Job Satisfaction sebagai Variabel Mediasi (Study pada PT. BCA Finance Surabaya)</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9253</link>
<description>Pengaruh Organizational Justice terhadap Intention to Leave dengan Job Satisfaction sebagai Variabel Mediasi (Study pada PT. BCA Finance Surabaya)
Putra, Muhammad Alfathan Yusanura
Salah satu bentuk perilaku karyawan yang dapat merusak kinerja suatu organisasi adalah turnover yang tinggi dikarenakan memiliki keinginan untuk meningalkan (intention to leave). Intention to leave dapat dipengaruhi oleh organizational justice, dimana karyawan yang tidak mendapatkan keadilan dari organisasi maka cenderung untuk meninggalkan. Beberapa ahli mengemukakan bahwa variabel job satisfaction dapat memediasi hubungan antara organizational justice terhadap intention to leave. Keadilan yang diberikan oleh organisasi dapat menghasilkan presepsi yang baik, misalnya dapat meningkatkan kepuasan kerja, selain itu bagi organisasi juga dapat membentuk loyalitas yang dapat menurunkan tingkat intention to leave. Sehingga keadilan yang diterapkan oleh organisasi dapat memberikan keuntungan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dari organizational justice terhadap intention to leave yang dimediasi oleh job satisfaction pada karyawan marketing BCA Finance Surabaya. Sampel yang digunakan sebanyak 52 karyawan dengan teknik sample jenuh. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SEM-PLS dengan mengunakan software SMARTPLS3.3. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan organizational justice berpengaruh positif dan signifikan terhadap job satisfaction, job satisfaction berpegaruh negative signifikan terhadap intention to leave, dan organizational justice berpengaruh negative signifikan terhadap intention to leave dan disimpulkan bahwa job satisfaction berperan sebagai part mediation dalam hubungan antara organizational justice terhadap intention to leave.
One form of employee behavior that can damage the performance of an organization is high turnover due to the desire to leave (intention to leave). Intention to leave can be influenced by organizational justice, where employees who do not get justice from the organization tend to leave. Some experts suggest that the job satisfaction variable can mediate the relationship between organizational justice and intention to leave. The justice provided by the organization can produce a good perception, for example it can increase job satisfaction, besides that for the organization it can also form loyalty which can reduce the level of intention to leave. So that justice applied by the organization can provide benefits. Based on this, this study aims to examine the effect of organizational justice on the intention to leave mediated by job satisfaction in marketing employees of BCA Finance Surabaya. The sample used was 52 employees with a saturated sample technique. The analytical technique used in this research is SEM-PLS using SMARTPLS3.3 software. Based on data analysis, it can be concluded that organizational justice has a positive and significant effect on job satisfaction, job satisfaction has a significant negative effect on intention to leave, and organizational justice has a significant negative effect on intention to leave and it is concluded that job satisfaction plays a role as a mediation part in the relationship between organizational justice. against intention to leave.
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
