<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Fakultas Ilmu Komunikasi</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1642</link>
<description>Fakultas Ilmu Komunikasi</description>
<pubDate>Tue, 19 May 2026 20:21:56 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-19T20:21:56Z</dc:date>
<item>
<title>Preferensi Komunikasi Terpadu South Sweet Yogyakarta</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9378</link>
<description>Preferensi Komunikasi Terpadu South Sweet Yogyakarta
Paramitha, Michelle Angela
Saat ini usaha di bidang kuliner sangat berkembang pesat. Salah satu makanan modern yaitu waffle yang masuk di Indonesia sebagai menu sarapan bangsa Inggris dan Belanda yang kemudian disukai oleh masyarakat Indonesia. Salah satu usaha di bidang kuliner yang menjual waffle bubble ice cream adala South Sweet Yogyakarta. Usaha ini sudah berdiri sejak November 2021. South Sweet merupakan pelopor pertama waffle bubble ice cream di Kota Yogyakarta yang membuka usahanya di kawasan street food. Dalam menjalankan usahanya, South Sweet sudah melakukan berbagai macam kegiatan integrated marketing communication untuk memasarkan produk yang mereka jual. Namun hasil yang didapatkan belum maksimal sehingga berdampak pada omset yang didapatkan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap kegiatan IMC di South Sweet Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Jumlah sampel pada penelitian ini didapatkan dengan cara menggunakan rumus lemeshow dengan hasil 100 orang. Data tersebut diolah menggunakan SPSS. Jawaban dari hasil pengumpulan data melalui survey ini diolah dengan cara pembobotan lalu dicari rata- ratanya untuk mengetahui urutan preferensi konsumen South Sweet Yogyakarta dari kegiatan IMC yang dilakukan. Hasil yang diperoleh dari urutan preferensi adalah publicity and public relations, direct marketing, advertising, sales promotion. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan IMC yang paling disukai oleh konsumen yaitu publicity and public relation yaitu dengan adanya penggunaan platform Instagram. Kegiatan yang paling kurang diminati oleh konsumen yaitu sales promotion berupa promo diskon.
Currently, business in the culinary field is growing rapidly. One of the modern foods, namely waffles, which entered Indonesia as a breakfast menu for the British and the Dutch, which was then liked by the people of Indonesia. One of the businesses in the culinary field that sells waffle bubble ice cream is South Sweet Yogyakarta. This business has been established since November 2021. South Sweet is the first pioneer of waffle bubble ice cream in the city of Yogyakarta which opened its business in the street food area. In running its business, South Sweet has carried out various integrated marketing communication activities to market the products they sell. However, the results obtained have not been maximized so that the impact on the turnover obtained has decreased significantly. The purpose of this study was to determine consumer preferences for IMC activities in South Sweet Yogyakarta. This study will use a quantitative descriptive method by distributing questionnaires as a data collection technique. The number of samples in this study was obtained by using the Lemeshow formula with a result of 100 people. The data will be processed using SPSS. The answers from the results of data collection through this survey will be processed by means of weighting and then the average is sought to find out the order of preference for South Sweet Yogyakarta consumers from the IMC activities carried out. The results obtained from the order of preference are publicity and public relations, direct marketing, advertising, sales promotion. The results showed that the most preferred IMC activities by consumers were publicity and public relations, namely the use of the Instagram platform. The activity that consumers are least interested in is sales promotion in the form of discount promotions.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9378</guid>
<dc:date>2023-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Representasi Kelas Sosial dalam Film Crazy Rich Asians (Analisis Sirkuit Budaya Stuart Hall) (2018)</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9377</link>
<description>Representasi Kelas Sosial dalam Film Crazy Rich Asians (Analisis Sirkuit Budaya Stuart Hall) (2018)
Aprellya, Nadia
Film merupakan sebuah karya kreatif yang dapat membawakan kesan dan pesan pada setiap adegannya kepada penonton. Budaya yang dibawakan di dalamnya mengisahkan keadaan yang terjadi dalam keseharian di kehidupan nyata sang penulis. Film Crazy Rich Asians merupakan adaptasi dari novel karya Kevin Kwan dan menjadi film Asia pertama yang diproduksi Warner Bros dengan seluruh tokoh yang diperankan oleh aktor dan aktris Asia. Pada film ini menceritakan tentang seorang perempuan cerdas etnis Asia asal Amerika yang dibesarkan dari latar belakang kelas sosial menengah. Dikisahkan bahwa sang tokoh utama memiliki seorang kekasih dengan latar belakang kelas sosial atas dengan kehidupan keluarga yang serba mewah. Kesenjangan yang ada pada kelas sosial tersebut dibawakan melalui beberapa adegan yang mencerminkan kehidupan sosial serta keseharian yang dilakukan oleh para pemerannya. Pada film ini dijelaskan bahwa kelas sosial dapat mempengaruhi rutinitas dan juga budaya seseorang, sehingga membentuk sebuah paham bahwa sudah seharusnya manusia mempertahankan status kelas sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelas sosial dalam kehidupan di masyarakat sehingga menimbulkan kesenjangan dalam struktur kelas sosial dan bagaimana representasi kelas sosial ditampilkan dalam film tersebut. Dalam penelitian ini dijelaskan bahwa permasalahan kelas sosial yang ada pada film Crazy Rich Asians itu merupakan konflik sosial yang nyata dan dapat terjadi dalam kehidupan nyata. Pendekatan yang digunakan dalam kajian yaitu merupakan kajian representasi oleh Stuart Hall menggunakan sirkuit budaya lima tahap dengan metode kualitatif dan menggunakan ideologi Marxisme yang menjelaskan mengenai representasi kelas sosial pada masyarakat.
Film is a creative work that can convey the impression and message in each scene to the audience. The culture that is presented in it tells the circumstances that occur in everyday life in the real life of the author. Crazy Rich Asians is an adaptation of Kevin Kwan's novel and is the first Asian film produced by Warner Bros. with all characters played by Asian actors and actresses. This film tells the story of an intelligent Asian woman from America who grew up from a middle social class background. It is said that the main character has a lover with an upper social class background with a luxurious family life. The gap that exists in social class is conveyed through several scenes that reflect the social and daily life of the actors. This film explains that social class can affect a person's routine and culture, thus forming an understanding that humans should maintain their social class status. This study aims to determine the influence of social class in life in society so that it creates gaps in the structure of social class and how the representation of social class is shown in the film. In this study, it is explained that the problem of social class in the Crazy Rich Asians film is a real social conflict and can occur in real life. The approach used in this study is a representation study by Stuart Hall using a five-stage circuit of culture with a qualitative method and using the ideology of Marxism which explains the representation of social class in society.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9377</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Framing Pemberitaan Bencana Banjir di Jakarta Pada Media Online Kompas.com Edisi Januari 2020</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9376</link>
<description>Analisis Framing Pemberitaan Bencana Banjir di Jakarta Pada Media Online Kompas.com Edisi Januari 2020
Baby Natalie, Michelle
Bencana banjir merupakan salah satu bencana yang sering dialami Kota Jakarta. Banjir yang terjadi di Jakarta pada awal tahun 2020 membuat para media memberikan tempat khusus untuk memberitakan hal tersebut. Dapat terlihat bagaimana media massa dengan cepat menggunakan peristiwa banjir di Jakarta sebagai headline beritanya. Seiring berkembangnya teknologi, media online menjadi salah satu media yang paling banyak diminati, karena dapat memberikan informasi dengan cepat dan mudah diakses oleh siapapun. Dalam memberitakan sebuah peristiwa, media massa akan melakukan pembingkaian atau framing berdasarkan pandangan atau ketertarikan media tersebut, dan didasari kepentingan dan kekuatan ideologi media yang ada. Kompas.com merupakan media online ternama di Indonesia yang memiliki cakupan luas serta jumlah pembaca yang banyak. Hal ini dibuktikan dengan Kompas.com yang menduduki peringkat ke-1 dalam hasil analisa pengunjung bulan April 2021 yang dilakukan similarweb.com. Kompas.com cukup cepat memberitakan peristiwa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana framing yang dilakukan Kompas.com dalam memberitakan peristiwa banjir di Jakarta pada Januari 2020, serta melihat bagaimana cara media online dalam menjaga posisi objektivitasnya dalam memproduksi berita. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman, paradigma penelitian ini sendiri yaitu paradigma konstruksionis. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian ini menganalisis 10 artikel berita dari Kompas.com yang berfokus pada pemberitaan mengenai Anies Baswedan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberitaan bencana banjir Jakarta di Kompas.com berusaha membentuk opini publik mengenai Pemprov DKI Jakarta yang kurang siap menghadapi banjir dan adanya hubungan tidak baik antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemerintah Pusat.
The flood disaster is one of the most common disasters the city of Jakarta. The flooding in Jakarta in early 2020 has led the media to provide a special place for this. It can be seen how the media are quickly using the flood events in Jakarta as the headline of the news. Along with the development of technology, online media have become one of the most popular media, because it can provide information quickly and easily accessed by anyone. In reporting an event, the media will frame or framing based on the media's views or attractions, and the basis of the interest and the power of existing media ideologies. Kompas.com is a well-known online media in Indonesia that has extensive coverage and a large readership. This is evidenced by Kompas.com which is ranked 1st in the April 2021 visitor analysis conducted by similarweb.com. Kompas.com is fast enough to report the incident. This research aims to describe how the framing is done by Kompas.com in reporting on floods in Jakarta in January 2020. And see how online media have been able to maintain their objectivity for producing the news. The research uses a qualitative descriptive approach using the method of framing the Robert N. Entman model analysis, this research paradigm of constructionist in itself. This study uses data collection methods with documentation and literature study. This study analyzes 10 news articles from Kompas.com that focus on reporting on Anies Baswedan. From the results of this study, it can be concluded that the news of the Jakarta flood disaster on Kompas.com tries to form public opinion about the DKI Jakarta Provincial Government being less prepared to face floods and the bad relationship between the DKI Jakarta Provincial Government and the Central Government.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9376</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengelolaan Akun Instagram @PTPJB oleh Perusahaan Pembangkitan Jawa Bali</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9375</link>
<description>Pengelolaan Akun Instagram @PTPJB oleh Perusahaan Pembangkitan Jawa Bali
Dafa, Muhammad
Pada era pandemi ini, kebutuhan informasi merupakan suatu tuntunan hidup setiap individu. Termasuk dalam hal kebutuhan terhadap informasi. Meningkatkan penggunaan akses internet dikarenakan sebagian besar kegiatan aktivitas dilakukan secara online. Penggunaan social media Instagram termasuk media sosial terpopuler di Indonesia yang menduduki peringkat ketiga. Dikarenakan mudahnya penggunaan media sosial Instagram menjadikan Instagram sebagai media informasi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan. Kaitannya dengan hal tersebut, PT PJB (Pembangkit Jawa Bali) ingin meningkatan pembagian informasi dan pengelolaan media sosial menggunakan akun Instagram. Penelitian ini melihat bagaimana pengolahaan akun Instagram @ptpjb oleh PT PJB. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah model analisis interaksi yang terdiri dari penyajian data, reduksi data, dan pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT PJB berhasil menunjukkan bahwa pengelolaan Instagram @ptpjb menggunakan 4 unsur media sosial yakni context, communication, collaboration, dan connection yakni interaksi yang dibangun dengan khalayak, sehingga konten yang dihasilkan informatif. Akun Instagram @ptpjb merepresentasikan PT PJB dengan cara mengembangkan identitas melalui Profile Picture, nama, dan Bio.
In this pandemic era, the need for information is a guide for every individual's life. This includes the need for information. Increasing the use of internet access because most activities are carried out online. The use of social media Instagram is one of the most popular social media in Indonesia, which ranks third. Due to the easy use of social media, Instagram makes Instagram the right information medium to meet needs. In this regard, PT PJB (Java Bali Power Plant) wants to increase information sharing and social media management using Instagram accounts. This study looks at how the Instagram account @ptpjb is processed by PT PJB. This research uses qualitative research method with descriptive research type. The data techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The analysis technique used is an interaction analysis model consisting of data presentation, data reduction, and data collection. The results of this study indicate that PT PJB has succeeded in showing that Instagram @ptpjb management uses 4 elements of social media, namely context, communication, collaboration, and connection, namely interactions that are built with audiences, so that the resulting content is informative. Instagram account @ptpjb represents PT PJB by developing identity through Profile Picture, name, and Bio.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9375</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
