<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Fakultas Ilmu Komunikasi</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1642</link>
<description>Fakultas Ilmu Komunikasi</description>
<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 04:45:01 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-29T04:45:01Z</dc:date>
<item>
<title>Pengelolaan Akun Instagram @PTPJB oleh Perusahaan Pembangkitan Jawa Bali</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9375</link>
<description>Pengelolaan Akun Instagram @PTPJB oleh Perusahaan Pembangkitan Jawa Bali
Dafa, Muhammad
Pada era pandemi ini, kebutuhan informasi merupakan suatu tuntunan hidup setiap individu. Termasuk dalam hal kebutuhan terhadap informasi. Meningkatkan penggunaan akses internet dikarenakan sebagian besar kegiatan aktivitas dilakukan secara online. Penggunaan social media Instagram termasuk media sosial terpopuler di Indonesia yang menduduki peringkat ketiga. Dikarenakan mudahnya penggunaan media sosial Instagram menjadikan Instagram sebagai media informasi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan. Kaitannya dengan hal tersebut, PT PJB (Pembangkit Jawa Bali) ingin meningkatan pembagian informasi dan pengelolaan media sosial menggunakan akun Instagram. Penelitian ini melihat bagaimana pengolahaan akun Instagram @ptpjb oleh PT PJB. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah model analisis interaksi yang terdiri dari penyajian data, reduksi data, dan pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT PJB berhasil menunjukkan bahwa pengelolaan Instagram @ptpjb menggunakan 4 unsur media sosial yakni context, communication, collaboration, dan connection yakni interaksi yang dibangun dengan khalayak, sehingga konten yang dihasilkan informatif. Akun Instagram @ptpjb merepresentasikan PT PJB dengan cara mengembangkan identitas melalui Profile Picture, nama, dan Bio.
In this pandemic era, the need for information is a guide for every individual's life. This includes the need for information. Increasing the use of internet access because most activities are carried out online. The use of social media Instagram is one of the most popular social media in Indonesia, which ranks third. Due to the easy use of social media, Instagram makes Instagram the right information medium to meet needs. In this regard, PT PJB (Java Bali Power Plant) wants to increase information sharing and social media management using Instagram accounts. This study looks at how the Instagram account @ptpjb is processed by PT PJB. This research uses qualitative research method with descriptive research type. The data techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The analysis technique used is an interaction analysis model consisting of data presentation, data reduction, and data collection. The results of this study indicate that PT PJB has succeeded in showing that Instagram @ptpjb management uses 4 elements of social media, namely context, communication, collaboration, and connection, namely interactions that are built with audiences, so that the resulting content is informative. Instagram account @ptpjb represents PT PJB by developing identity through Profile Picture, name, and Bio.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9375</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengelolaan Akun Instagram @pdamsuryasembada oleh Humas PDAM Surya Sembada Kota Surabaya</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9374</link>
<description>Pengelolaan Akun Instagram @pdamsuryasembada oleh Humas PDAM Surya Sembada Kota Surabaya
Pangestu, Muhammad Aryagading
Memasuki era industri 4.0 dan marketing 4.0, teknologi informasi semakin cepat maju dan bervariasi. Salah satunya yaitu dengan mudahnya akses ke segala sesuatu melalui internet untuk mencari infomasi maupun hiburan. Di Indonesia, pengguna internet bertambah cukup pesat yaitu sebanyak 8,9% dalam dua tahun. Dalam kesempatan ini, para perusahaan ikut beradaptasi dalam penyampaian informasi kepada publik melalui media sosial sebagai salah satu hasil perkembangan industri 4.0. Media sosial adalah sebuah tempat dimana penggunanya dapat berinteraksi. Hal ini dipraktikkan oleh Humas PDAM Surya Sembada Kota Surabaya yang menyampaikan informasi terkait jasa yang ditawarkan serta berinteraksi dengan publik lewat media sosial. Humas PDAM Surya Sembada Kota Surabaya menjalankan kegiatan komunikasi untuk merepresentasikan citra perusahaannya melalui konten yang dibuat di media sosial. Media sosial yang digunakan Humas PDAM Surya Sembada Surabaya yang akan diteliti di penelitian ini yaitu Instagram. Di dalam Instagram, terdapat fitur-fitur seperti mengunggah foto, IGTV, Tagar, Instagram Story, IG Live, Highlights, dan masih banyak lagi. Sejak menggunakan Instagram sebagai media Digital Public Relations, PDAM Surya Sembada Kota Surabaya semakin mudah menyampaikan informasi kepada masyarakat dan juga masyarakat semakin mudah menyampaikan aspirasi dan keluhannya kepada PDAM Surya Sembada Kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengelolaan media sosial Instagram @pdamsuryasembada dengan menggunakan unsur 4C (context, communication, collaboration, connection). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu wawancara terstruktur dengan metode in-depth interview dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan akun Instagram @pdamsuryasembada menggunakan 7C’s PR Communication.
Entering the industrial era 4.0 and marketing 4.0, information technology is getting faster and more varied. One of them is easy access to everything through the internet to find information and entertainment. In Indonesia, internet users are growing quite rapidly, namely as much as 8.9% in two years. On this occasion, companies are adapting in delivering information to the public through social media as one of the results of the development of industry 4.0. Social media is a place where users can interact. This is practiced by the Public Relations of PDAM Surya Sembada, Surabaya City, who conveys information related to the services offered and interacts with the public through social media. Public Relations PDAM Surya Sembada Surabaya City carries out communication activities to represent its company image through content created on social media. The social media used by Public Relations of PDAM Surya Sembada Surabaya which will be examined in this study is Instagram. In Instagram, there are features such as uploading photos, IGTV, hashtags, Instagram stories, IG Live, Highlights, and many more. Since using Instagram as a Digital Public Relations medium, PDAM Surya Sembada City of Surabaya has made it easier to convey information to the public and it is also easier for the public to convey their aspirations and complaints to PDAM Surya Sembada City of Surabaya. The purpose of this study was to determine the process of managing Instagram @pdamsuryasembada social media using the 4C elements (context, communication, collaboration, connection). This type of research is a qualitative research with a descriptive approach. The data collection technique used in this research is structured interview with in-depth interview method and document study. The results of this study indicate that the management of the Instagram account @pdamsuryasembada uses 7C's PR Communication.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9374</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengelolaan Akun Instagram @Jatimpemprov oleh Dinas Kominfo Jatim</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9373</link>
<description>Pengelolaan Akun Instagram @Jatimpemprov oleh Dinas Kominfo Jatim
Qotrunnada, Namira Al
Penggunaan media sosial saat ini paling banyak digunakan adalah Instagram. Instagram menjadi media sosial yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau berinteraksi ke seluruh pengguna secara global. Salah satu lembaga pemerintahan yaitu Diskominfo Jatim memanfaatkan Instagram dalam langkah sebagai media yang menunjang komunikasi dan membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Diskominfo dalam lembaga pemerintahan sebagai fungsi dalam rangka tugas penyebaran informasi dan kebijakan, program kepada masyarakat. Penggunaan akun Instagram sebagai media Digital Public Relations dimanfaatkan guna memudahkan penyampaian informasi, aspirasi, dan program yang menjangkau masyarakat disertai dengan unggahan yang bermutu dan memperoleh respon berdasarkanperolehan data insights. Penelitian ini menganalisa dan melihat bagaimana pengelolaan media sosial akun Instagram @jatimpemprov oleh Dinas Kominfo Jawa Timur yang bertujuan untuk mengetahui proses pengelolaan media sosial dihubungkan dengan konsep PublicRelations. Metode dalam penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara terstruktur dan terbuka ke pihak pengelola dan pengguna akun Instagram @jatimpemprov, serta ahli dalammenangani media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Instagram @jatimpemprov menggabung teori 7C PR Communications dan 14 fitur Instagram yang mempresentasikan konten atau unggahan @jatimpemprov. Unggahan tersebut menyajikan dan mengevaluasi konten baik bersifat informatif, edukasi, dan hiburan kepada publik terutama di masyarakat Jawa Timur. Analisa dengan menggabungkan kedua teori PR dan Instagram dapat mempresentasikan dan mengevaluasi hal yang menjadi gambaran sebuah instansi untuk menjalankan fungsi komunikasi yang mencakup keseluruhan praktik-praktik media dengan memanfaatkan teknologi digital. Dari beberapa fitur Instagram yakni fitur jejaring sosial tidak dipergunakan oleh pengelola sebab fitur ini digantikan dengan menjalin relasi dimana tupoksi tetap pada penyerbarluasan informasi dan kerjasama antar organisasi lainnya guna mendukung pelayanan komunikasi berkualitas lingkup Pemprov Jatim.
The use of social media currently the most widely used is Instagram. Instagram is a social media used to convey information or interact to all users globally. Therefore, appropriate strategies and delivery are needed in order to carry out effective communication so that interaction with the audience is conveyed. One of the government institutions, namelyDiskominfo Jatim, usesInstagramas a medium that supports communication and helps disseminate information to the public. Public relations in government institutions as a function in the framework of the task of disseminating information and policies, programs to the public. Therefore, public relations practioners in deciding to use digital platforms for public relations activities must have the consistency to continuously update the digital account. The use of Instagram accounts as Digital Public Relations media is used to facilitate the delivery of information, aspirations, and programs that reach the community accompanied by quality posts and get responses based on the acquisition of insights data. This research wants to analyze and see how the management of social media Instagramaccounts @jatimpemprov by the East Java Ministry of Communication and Information which aims to find out the process of managing social media is connected with the concept of Public Relations. The method in this research uses descriptive qualitative. Data collection was carried out by means of structured andopen interviews with managers and users of the @jatimpemprov Instagram account,as well as experts in handling social media. The results show that the managementof Instagram @jatimpemprov combines the theory of 7-Cs PR Communications and 14 Instagram features that present @jatimpemprov's content or posts. The postpresents and evaluates content that is informative, educational, and entertainment to the public, especially in the East Java community. Analysis by combining the two theories of PR and Instagram can present and express what is an image of an agency to carry out a communication function that includes the overall practices of media by utilizing digital technology. Some of the Instagram features, namely the social networking feature, are not used by the manager because this feature was created by establishing a permanent relationship in the dissemination of information and collaboration between other organizations to support quality communication services for the East Java Provincial Government.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9373</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Celebrity Endorser dan Instagram Ads terhadap Keputusan Pembelian pada Casetonomy</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9372</link>
<description>Pengaruh Celebrity Endorser dan Instagram Ads terhadap Keputusan Pembelian pada Casetonomy
Phieter, Grace Angelica
Celebrity endorser dan Instagram ads adalah salah satu teknik promosi yang saat ini banyak digunakan oleh para pelaku usaha melalui media sosial Instagram. Salah satunya Casetonomy yang merupakan online shop pelindung handphone telah menggunakan cara ini untuk meraih pencapaian penjualan melalui pengembangan strategi promosi pada media sosial. Kedua teknik promosi ini menggunakan biaya yang cukup besar yang telah digunakan oleh Casetonomy. Biaya untuk celebrity endorser sekitar Rp150.000 – Rp750.000. Sedangkan biaya untuk Instagram ads sekitar Rp20.000 – Rp80.000 sesuai dengan jangkauan yang diinginkan. Maka dari itu, penting untuk dilakukannya penelitian ini agar menjelaskan secara empiris dan signifikan pengaruh celebrity endorser dan Instagram ads terhadap keputusan pembelian pada Casetonomy. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan variabel independen yaitu celebrity endorser dan Instagram ads, sedangkan variabel dependennya yaitu keputusan pembelian, dimana hasil pengujian ini menggunakan program SPSS untuk mendapatkan hasil data yang telah diolah. Sampel penelitian ini adalah konsumen yang pernah membeli produk dari Casetonomy dan melihat produk tersebut dari celebrity endorser maupun Instagram ads. Penentuan sampel diukur dengan cara non- probability sampling dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yaitu sebanyak 154 sampel. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat nilai R sebesar 0,721 yang mendekati nilai 1 dimana pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat kuat. Hasil analisis dari R Square sebesar 0,519 artinya variabel independen mampu menjelaskan variabel dependen sebesar 51,9%. Hasil nilai signifikansi dari celebrity endorser sebesar 0,000 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa celebrity endorser berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian produk Casetonomy. Hasil nilai signifikansi dari Instagram ads sebesar 0,000 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa Instagram ads berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian produk Casetonomy. Hasil uji nilai signifikansi regresi sebesar 0,034 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa variabel bebas (celebrity endorser dan Instagram ads) secara simultan bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (keputusan pembelian).
Celebrity endorsers and Instagram ads are one of the promotional techniques that are currently widely used by business actors through Instagram social media. One of them is Casetonomy, which is an online shop for cellphone protection, which has used this method to achieve sales achievements through the development of promotional strategies on social media. Both of these promotional techniques cost a lot of money that Casetonomy has used. The cost for celebrity endorsers is around Rp. 150,000 – Rp. 750,000. While the cost for Instagram ads is around Rp. 20,000 – Rp. 80,000 according to the desired reach. Therefore, it is important to conduct this research in order to empirically and significantly explain the influence of celebrity endorsers and Instagram ads on purchasing decisions on Casetonomy. This research is a quantitative research using descriptive method. Hypothesis testing uses multiple linear regression analysis with independent variables, namely celebrity endorsers and Instagram ads, while the dependent variable is purchase decisions, where the results of this test use the SPSS program to get the results of the data that has been processed. The sample of this research is consumers who have bought products from Casetonomy and seen these products from celebrity endorsers and Instagram ads. Determination of the sample was measured by means of non-probability sampling with a sampling technique using purposive sampling method as many as 154 samples. Based on the results of data analysis, there is an R value of 0.721 which is close to a value of 1 where the influence between the independent variable and the dependent variable is strong. The results of the analysis of the R Square of 0.519 means that the independent variable is able to explain the dependent variable of 51.9%. The result of the significance value of the celebrity endorser is 0.000 where the value is smaller than 0.05 so it can be stated that the celebrity endorser has a partially significant effect on the purchase decision of Casetonomy products. The result of the significance value of Instagram ads is 0.000 where the value is smaller than 0.05 so it can be stated that Instagram ads have a partial significant effect on the decision to purchase Casetonomy products. The results of the regression significance test are 0.034 where the value is smaller than 0.05 so it can be stated that the independent variables (celebrity endorsers and Instagram ads) simultaneously have a significant effect on the dependent variable (purchase decisions).
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9372</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
