<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Manajemen</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/595</link>
<description>Manajemen</description>
<pubDate>Sun, 05 Apr 2026 19:42:35 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-05T19:42:35Z</dc:date>
<item>
<title>Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Jasa "Bengkel Sepeda Motor"</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8037</link>
<description>Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Jasa "Bengkel Sepeda Motor"
Wahono, Joko Try Pamungkas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam menggunakan jasa bengkel sepeda motor “BMW Motor”. Populasi yang digunakan adalah penduduk di wilayah Bandulan - Malang. Penulis menggunakan teknik pengambilan sampel dengan pendekatan non - probability sampling dengan sampel purposive . Dalam penentuan jumlah sampel , penulis menggunakan cara p engambil an sampel 10 kali jumlah variabel yang diteliti karena dalam penelitian ini terdapat 7 variabel berarti jumlah sampel yang digunakan 7x10 yakni 70 sampel . Adapun kriteria pemilihan sampel adalah warga Bandulan yang pernah menggunakan jasa layanan bengkel BMW Motor. Variabel dalam penelitian ini adalah motivasi, komunikasi, sikap, persepsi, keluarga, kelompok referensi, dan kelas sosial. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis faktor eksploratori. Nilai KMO - Measure of Sampling Adequacy dalam penelitian i ni sebesar 0,809 yang berarti penelitan dinilai layak untuk menggunakan analisis faktor. Nilai - nilai MSA tiap peubah dal am penelitian ini &gt;0,5. Artinya seluruh variabel dalam penelitian ini telah memenuhi syarat untuk digunakan dalam analisis lebih lanjut. Hasil penelitian ini adalah terbentuk nya 2 faktor yang mempengaruhi keputusan penggunaan jasa bengkel sepeda motor, yaitu konsep diri dan gaya hidup
This research aimed to determine the factors that influence consumer decisions in using a motorcycle repair shop services " BMW Motorcycle." The population used is the population in the region - Malang bollocks. The author uses the technique of sampling with non - probability sampling approach with a purposive sample. In determining the number of samples, the authors use a way of t aking samples is 10 times the number of variables examined in this study there are seven variable means the number of samples used for samples of 70 7x10 The sample selection criteria are citizens of bollocks ever used BMW Motorcycle service shop. The vari able in this study are motivation, communication, attitudes, perceptions, family, reference groups, and social class. The analysis used in this research is exploratory factor analysis. Value - KMO Measure of Sampling Adequacy in this study amounted to 0.809, which means the research is feasible to use factor analysis. MSA values of each variable in this study&gt; 0.5. This means that all variables in this study are qualified for use in further analysis. Based on factor analysis conducted in this study of seven v ariables, formed two factors influencing the decision to use a motorcycle repair shop services, namely self - concept and lifestyle
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8037</guid>
<dc:date>2010-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Jasa "Salon"</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8036</link>
<description>Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Jasa "Salon"
Hadinata, Albertus
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu faktor - faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan penggunaan jasa salon. Populasi yang digunanakan adalah pen duduk di wilayah K rian - Sidoarjo. Tehknik pengambilan sampel menggunakan tehknik non - probability sampling purposive sampling . Sampel yang diambil sebanyak 98 orang yang diambil dari jumlah pengunjung salon Lisia yang telah menggunakan jasa salon Lisia. Definisi operasional penelitian menggunakan indikator pengukuran dari variabel - variabel yang telah digunakan yakni untuk variabel persepsi diukur dengan menggunakan indikator suasana dan tempat. Variabel komunikasi dengan indikator word of mouth dan brosur. Variabel motivasi d engan indikator harga dan keahlian. Indikator variabel kelas sosial adalah kelas menengah dan kelas atas. Indikator variabel kelompok referensi adalah teman dan pacar. Variabel keluarga dengan indikator ibu dan saudara. Indikator variabel memori dengan ind ikator kepuasan dan layanan. Pengukuran variabel dilakukan dengan menggunakan skala likert dari sangat tidak setuju sampai dengan sangat setuju. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan kuesioner. Pada validitas diukur dengan m enggunakan bivariate pearson dan untuk pengukuran reliabilitas digunakan tehknik pengukuran cronbach alpha . Alat analisis yang digunakan adalah analisis faktor eksploratori. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukan dari tujuh variabel penelitia n persepsi, komunikasi, motivasi, kelompok referensi, keluarga, kelas sosial , dan memori merupakan faktor - faktor yang mempengaruhi pembentukan dua faktor baru yang disebut gaya hidup dan konsep diri dalam mempengaruhi keputusan penggunaan jasa salon
Objective of this research is to find fa ctor s that influence service decision for us ing Salon service. Population is all the citizen of Krian - Sidoarjo district. sampling technique using non - probability sampling purposive sampling. In this research using 98 sample from correspondent that had used salon Lisia services. Operational definition using indicator from each variable, perception variable using indicator place and condition, communication using indicator word of mouth and brochure. Motivation variable using price and skill. Social class usi ng middle and high class for indicator. Group reference using friend and girl/boy friend as the indicator. Family variable using mother and brother/sister as indicator. Memory variable using satisfaction and services as indicators. Data collection using ob servation, questioner and interview. Validity count using bivariate pearson and reliability counted using cronbach alpha. Analysis tools using factor exploratory analysis. Result of this research shows there are seven variable s that forming two new factor s namely lifestyle and self - concept which are influence service decision for using salon service
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8036</guid>
<dc:date>2010-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>STUDI KELAYAKAN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA PEMBUKAAN TOKO OLEJ-OLEH KHAS JAWA TIMUR MINIMANIMO SHOP DI DEKAT KAWASAN JUANDA SURABAYA</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/7454</link>
<description>STUDI KELAYAKAN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA PEMBUKAAN TOKO OLEJ-OLEH KHAS JAWA TIMUR MINIMANIMO SHOP DI DEKAT KAWASAN JUANDA SURABAYA
Christian, Edwin
Studi pengambangan bisnis usaha Minimanimo ini meneliti tentang kelayakan rencana pengembangan usaha perusahaan distributor camilan khas Jawa Timur dengan pembukaan toko oleh-oleh khas Jawa Timur Minimaninmo Shop di dekat kawasan bandara Juanda Surabaya. Studi pengembangan Minimanimo Shop diulas dengan menganalisis beberapa aspek studi kelayakan yaitu aspek yuridis, aspek pasar dan pemasaran, aspek manajemen, aspek teknis, dan aspek keuangan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan wawancara dan observasi pada target pasar yang dituju, pelaku usaha sejenis, supplier, dan konsumen. Penelitian dilakukan pada tiga kelompok konsumen, yaitu konsumen Jawa Timur, konsumen domestik luar Jawa Timur, dan konsumen luar negeri. Hasil dari analisis studi pengembangan usaha pembukaan toko oleh-oleh khas Jawa Timur Minimanimno Shop dinyatakan dapat diterima dan layak dijalankan.
The study of developing business of Minimanimo shop investigates the feasibility of developing plan in East Java special snack distributor company: Minimanimo Shop–an East Java Special Snack shop near Surabaya Juanda Airport. The developing study of Minimanimo Shop is analyzed using the aspects of feasibility study such as juridical, market and marketing, management, technical, and financial aspects. The study is conducted by interviewing and observing the market target, similar business, supplier, and consumers. This research is conducted on three groups of consumers, East Java consumers, domestic consumers outside of East Java, and foreign consumers. The results of the study for developing business of East Java Special Snack Minimanimo shop are acceptable and feasible.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/7454</guid>
<dc:date>2012-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN RASIO  PROFITABILITAS DAN RASIO AKTIVITAS DI RESTORAN DE CANTEEN</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/7453</link>
<description>ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN RASIO  PROFITABILITAS DAN RASIO AKTIVITAS DI RESTORAN DE CANTEEN
Hermawan, Ericko
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kinerja keuangan perusahaan De Canteen yang dianalisis dengan menggunakan rasio aktivitas dan rasio profitabilitas sudah baik atau belum. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan perusahaan De Canteen periode bulan Februari 2010 hingga bulan Desember 2010. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dengan mencatat dan mengumpulkan data-data laporan keuangan perusahaan De Canteen selama masa periode Februari 2010 hingga Desemebr 2010. Alat penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Data laporan dianalisis menggunakan rasio keuangan. Dari hasil penelitian pada perusahaan De Canteen ditemukan bahwa rasio perputaran kas, rasio perputaran modal kerja, rasio perputaran aset tetap dan rasio perputaran total aset masih di bawah anggaran yang ditetapkan yang mengindikasikan kondisi tidak baik; rasio laba bersih dan rasio return on asset masih di bawah anggaran yang ditetapkan yang mengindikasikan kondisi tidak baik; rasio laba kotor di atas anggaran yang ditetapkan yang mengindikasikan kondisi baik.
The purpose of this study is to determine whether the De Canteen’s financial performance which is analyzed using profitability ratio and activity ratio is good or not. This study using De Canteen’s financial statement for the period of February 2010 to December 2010. This study use descriptive method with quantitative approach. The data was collected using documentation method and collecting De Canteen’s financial statement data that were made during the period of February 2010 to December 2010. The research tools that were used are activity ratio and profitability ratio. Data were analyzed using financial ratios. This study discovered that De Canteen’s cash turnover, working capital turnover, fixed asset turnover and total asset turnover are below the budget that was already established that indicate the condition of the company is not good; net profit margin and, return on asset are below the budget that was already established that indicate the condition of the company is not good; gross profit margin is above the budget that was already established that indicate the condition of the company is good.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/7453</guid>
<dc:date>2012-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
