<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>DSpace at Universitas Ciputra</title>
<link>http://dspace.uc.ac.id:8080</link>
<description>The DSpace digital repository system captures, stores, indexes, preserves, and distributes digital research material.</description>
<pubDate xmlns="http://apache.org/cocoon/i18n/2.1">Fri, 13 Mar 2026 15:06:25 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-03-13T15:06:25Z</dc:date>
<item>
<title>Peran Bandwagon Effect sebagai Variabel Intervening dalam Hubungan Social Media Marketing dan EWOM terhadap Minat Beli Potential Buyer Byfe Art Studio</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9286</link>
<description>Peran Bandwagon Effect sebagai Variabel Intervening dalam Hubungan Social Media Marketing dan EWOM terhadap Minat Beli Potential Buyer Byfe Art Studio
Febrina, Yolanda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran bandwagon effect sebagai variabel intervening dalam hubungan social media marketing dan eWOM terhadap minat beli potential buyer Byfe Art Studio. Dalam penelitian ini terdapat 4 variabel yang digunakan dan dianalisis hubungan antar variabel termasuk hubungan mediasinya. Variabel yang dimaksud adalah social media marketing, eWOM, bandwagon effect, dan minat beli. Hasil analisis nantinya dapat digunakan Byfe Art Studio untuk meningkatkan performa pemasaran media sosial dan meningkatkan minat beli potential buyer. Peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Pada penelitian ini, ada sebanyak 179 orang yang digunakan sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah persamaan model struktural dengan metode partial least square (PLS-SEM). Alat yang digunakan sebagai instrumen analisis data adalah program SMARTPLS. Hasil dari penelitian ini adalah social media marketing berpengaruh terhadap eWOM, pembentukan bandwagon effect, dan minat beli potential buyer, eWOM berpengaruh terhadap pembentukan bandwagon effect akan tetapi tidak berpengaruh terhadap minat beli potential buyer, bandwagon effect berpengaruh terhadap minat beli dan mampu memediasi hubungan antara eWOM dan minat beli, akan tetapi tidak mampu memediasi hubungan antara social media marketing dan minat beli potential buyer
This study aims to determine the role of the bandwagon effect as an intervening variable in the relationship between social media marketing and eWOM on the buying interest of Byfe Art Studio`s potential buyers. In this study there were 4 variables used and analyzed to know the relationship between variables including the mediation relationship. The variables are social media marketing, eWOM, bandwagon effect, and buying interest. Results of this analysis can later be used by Byfe Art Studio to improve social media marketing performance and increase potential buyers' buying interest. Researcher use a quantitative research. In this study, there were 179 people used as samples. Data analysis technique used is structural equation model with partial least square method (PLS-SEM) and tool used for data analysis instrument is SMARTPLS program. The results of this study are that social media marketing has an effect on eWOM, the formation of the bandwagon effect, and buying interest of potential buyers, eWOM has an effect on the formation of bandwagon effect but does not affect buying interest of potential buyers, bandwagon effect has an effect on buying interest and is able to mediate the relationship between eWOM and buying interest, but unable to mediate the relationship between social media marketing and potential buyers' buying interest
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9286</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Perancangan Inovasi Operasional Menggunakan Pendekatan Blue Ocean Strategy untuk Meningkatkan Optimalisasi di Jalan Tol Surabaya - Gresik</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9285</link>
<description>Perancangan Inovasi Operasional Menggunakan Pendekatan Blue Ocean Strategy untuk Meningkatkan Optimalisasi di Jalan Tol Surabaya - Gresik
Saputra, Christian Halim
Jalan tol merupakan sarana transportasi darat yang merupakan alternatif dari jalan umum yang ada. Tujuan dari jalan tol adalah untuk mempersingkat waktu tempuh dari satu tempat ke tempat lain dan juga dapat menjadi alternatif untuk menghindari kemacetan di jalan umum. Pembangunan jalan tol akan berpengaruh terhadap perkembangan wilayah dan peningkatan ekonomi karena dapat meningkatkan distribusi barang dan jasa untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Dalam pengoperasian jalan tol, badan usaha mendapatkan pengembalian investasi melalui pendapatan tol, salah satunya melalui tarif tol yang telah ditentukan pada saat penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT). Selain itu, badan usaha harus dapat melakukan efisiensi dalam menjalankan usaha ini dengan tetap memperhatikan pemenuhan Standard Pelayanan Minimal (SPM) dan kepuasan pengguna jalan tol. Kendala yang sering dihadapi dalam Badan Usaha Jalan Tol ini antara lain, antrian saat membayar biaya tol, biaya operasional jalan tol yang tinggi akibat beban gaji pegawai dan biaya pemeliharaan yang besar. Struktur jalan sering rusak akibat kelebihan beban dan kelebihan dimensi kendaraan yang melewatinya. Melalui penelitian ini akan dibahas cara efisiensi biaya dengan menggunakan pendekatan Blue Ocean Strategy melalui mengidentifikasi SWOT, Key Success Factor, ERRC, dan Canvas Strategy, sehingga dapat menghasilkan rancangan inovasi yang tepat bagi badan usaha. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif triangulasi dengan informan terdiri dari manajemen internal, Pemerintahan yaitu diwakili oleh Bina Marga bagian Badan Pengatur Jalan Tol, dan Badan Usahaa Jalan Tol (BUJT) lain yang memiliki pemahaman terkait operasional jalan tol. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan inovasi operasional menggunakan pendekatan blue ocean strategy untuk meningkatkan optimalisasi di jalan tol Surabaya Gresik.
The toll road is a means of land transportation which is alternative to existing public roads. The purpose of the toll road is to shorten the travel time from one place to another as well can be an alternative to avoid congestion on public roads. Construction of toll roads will affect regional development and economic improvement because it can improve the distribution of goods and services to support economic growth. In road operation toll roads, business entities get a return on investment through income toll roads, one of which is through the toll rates that have been determined at the time signing of the Toll Road Concession Agreement (PPJT). Besides that, business entities must be able to perform efficiency in running this business while still paying attention to the fulfillment of Minimum Service Standards (SPM) and toll road user satisfaction. Obstacles that are often faced in this toll road business entity, among others, queues when paying fees toll roads, high toll road operational costs due to employee salary expenses and huge maintenance costs. Road structures are often damaged by overload loads and excess dimensions of vehicles that pass through it. Through this research will discuss how to use cost efficiency Blue Ocean Strategy approach by identifying SWOT, Key Success Factor, ERRC, and Canvas Strategy, so that it can produce the right innovation design for business entities. Research methods that used in this study is a qualitative research triangulation with informants consist of internal management, Government represented by Bina Marga is part of the Toll Road Regulatory Agency, and the toll road business entity (BUJT) who have an understanding of toll road operations. Results of this research is the design of operational innovation using blue ocean strategy approach to increase optimization on toll roads Surabaya Gresik.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9285</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Perancangan Strategi Inovasi Menggunakan Pendekatan Blue Ocean Strategy dalam Upaya Meningkatkan Penjualan di Apotek Kimia Farma no. 25 di Surabaya</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9284</link>
<description>Perancangan Strategi Inovasi Menggunakan Pendekatan Blue Ocean Strategy dalam Upaya Meningkatkan Penjualan di Apotek Kimia Farma no. 25 di Surabaya
Susanto, Hendri
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut untuk merancang strategi inovasi dalam upaya untuk meningkatkan penjualan di Apotek Kimia Farma no. 25 Surabaya menggunakan pendekatan blue ocean strategy melalui analisa SWOT, mengidentifikasi key success factor, ERRC, dan strategi kanvas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan case study dengan informan terdiri dari 2 orang manajemen, 3 orang customer, dan 1 orang expert retail farmasi yang memiliki pemahaman terkait perusahaan. Pengujian data dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah kerangka ERRC Apotek Kimia Farma no 25 Surabaya dapat secara bersamaan mengeliminasi, mengurangi, meningkatkan dan menciptakan faktor-faktor yang dimiliki untuk menciptakan nilai inovasi. Dalam penelitian ini, akhirnya ditemukan rancangan strategi inovasi baru yaitu pembuatan aplikasi reminder obat, telemedicine dan aplikasi healthcare BUMN.
The purpose of this research is as follows to design a strategic innovation in an effort to increase sales at Kimia Farma Pharmacy no. 25 Surabaya uses a blue ocean strategy approach through SWOT analysis, identification of key success factors, ERRC, and strategy canvas. The research method used in this research is descriptive qualitative research with case studies with info rmants consisting of 2 management people, 3 customers, and 1 pharmaceutical retail expert who has an understanding of the company. Testing the data in this study using the triangulation method. The result of this research is that the ERRC grid of Kimia Farma Pharmacy No. 25 Surabaya can simultaneously eliminate, reduce, increase and create the factors that are owned to create innovation value. In this study, finally found a new innovation strategy design, namely the manufacture of drug reminder applications , telemedicine and BUMN healthcare applications.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9284</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Perancangan Strategi Inovasi Arista Wedding Project Menggunakan Blue Ocean Strategy</title>
<link>https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9283</link>
<description>Perancangan Strategi Inovasi Arista Wedding Project Menggunakan Blue Ocean Strategy
Hilhanif, Fitratillah
Arista Wedding Project merupakan family business yang resmi berdiri sejak Oktober 2019, bergerak dalam industri kreatif terutama wedding organizer. Arista Wedding Project menawarkan jasa wedding organizer dengan spesialisasi pada islamic wedding dan intimate wedding yang mengutamakan profesionalisme, kreatifitas, dan berjiwa muda. Nilai yang dibawa Arista Wedding Porject adalah Impress Your Wedding Moment dan memberikan edukasi pranikah. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan Key Success Factor melalui proses Eliminat, Reduce, Raise dan Create, menemukan canvas strategy, serta menemukan strategi inovasi yang tepat dan dapat diaplikasikan untuk meningkatkan penggunaan jasa wedding planning &amp; organizer pada Arista Wedding Project dengan menggunakan Blue Ocean Strategy. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT, benchmark, Key Success Factor, six path frameworks, ERRC Grid. Kemudian membuat strategi kanvas untuk selanjutnya disusun menjadi strategi inovasi Blue Ocean untuk Arista Wedidng Project. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sebelas KSF yang perlu diperhatikan Arista Wedding Project, yaitu kualitas pelayanan, jenis pelayanan, kemampuan sumber daya manusia, harga, marketing, portofolio, brand, rekomendasi vendor, digitalisasi service dan fasilitas kelas pranikah. Berdasarkan sebelas faktor tersebut strategi inovasi yang dapat diaplikasikan pada Arista Wedding Project sesuai dengan Blue Ocean Strategy adalah meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, melakukan diferensiasi harga, digitalisasi service melalui website, dan fasilitas kelas pranikah.
Arista Wedding Project is a family business that has officially established in October 2019, in the field of creative industry especially wedding organizer. Arista Wedding Project offers wedding services specializing in Islamic weddings and intimate weddings that prioritize professionalism, creativity, and youthfulness. The value of Arista Wedding Project is Impress Your Wedding Moment and provides education for marriage preparation. This study aims to find the Key Success Factor (KSF) through eliminate, reduce, raise and create process, to find the canvas strategy. This study also objected to find the right innovation strategy that can be applied to increase the usage of wedding planning and organizer in Arista Wedding Project by using Blue Ocean Strategy. The analysis used in this study are SWOT analysis, benchmark, KSF, six path frameworks, and ERRC Grid. The next step is to create a canvas strategy which will be compiled into an innovation strategy of Blue Ocean for Arista Wedding Project. The results of this study indicate that there are eleven KSF that need to be considered by Arista Wedding Project namely: service quality; type of service; human resource capabilities; price; marketing; portfolio; brand; vendor recommendations; service digitalization; and marriage preparation class. Based on these eleven factors, the innovation strategies that can be applied to Arista Wedding Project in accordance with the Blue Ocean Strategy are improving the capabilities of human resource, price differentiation, service digitalization through the website, and marriage preparation class.
</description>
<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9283</guid>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
