Show simple item record

dc.contributor.authorSUGIANTO, KARLINA ARIFANI
dc.date.accessioned2022-07-15T08:09:02Z
dc.date.available2022-07-15T08:09:02Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/5202
dc.description.abstractPerceraian orangtua di Surabaya menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Hal ini dapat memberikan pengaruh yang negatif kepada anaknya, terutama pada masa remaja yang secara emosi masih belum stabil. Pada masa remaja, teman sebaya memiliki pengaruh yang cukup besar dalam kehidupannya. Untuk meminimalisir efek negatif tersebut, dukungan sosial dari teman dapat menjadi salah satu alternatifnya. Intensitas dukungan sosial dari teman yang didapatkan seseorang dipengaruhi oleh faktor penerima, penyedia, dan hubungan jaringan sosial. Permasalahan yang sekarang masih terjadi adalah besar kecilnya dukungan sosial dari teman yang berbeda pada setiap individu. Hal ini diduga karena kecenderungan kepribadian ekstroversi yang berbeda pada setiap individunya. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kecenderungan kepribadian ekstroversi dan dukungan sosial dari teman pada remaja akhir yang mengalami perceraian orangtua. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Jumlah subjek penelitian ini adalah 40 remaja akhir yang berada di Surabaya. Karakteristik subjek berusia 18-21 tahun, baik laki-laki maupun perempuan yang mengalami perceraian orangtua menggunakan teknik snowball sampling. Alat ukur untuk skala kecenderungan kepribadian ekstroversi menggunakan skala short- form Eysenck Personality Questionnaire yang dikembangkan oleh Eysenck & Barret (dalam Francis et al., 2006). Skala dukungan sosial dari teman, diukur menggunakan skala yang dikembangkan oleh Park & Kim (1999). Analisis yang digunakan adalah uji korelasi parametrik Pearson Product Moment yang sebelumnya telah melalui uji normalitas Kolmogorov-Smirnov. Hasil dari uji analisis menunjukkan adanya hubungan positif antara kecenderungan kepribadian ekstroversi dan dukungan sosial dari teman pada remaja akhir yang mengalami perceraian orangtua (r = 0,558; p<0,05). Semakin tinggi kecenderungan kepribadian ekstroversi, semakin besar dukungan sosial dari teman. Semakin rendah kecenderungan kepribadian ekstroversi, semakin kecil dukungan sosial dari teman. Melihat adanya hubungan positif antara kecenderungan kepribadian ekstroversi dan dukungan sosial dari teman, peneliti memiliki saran untuk remaja akhir dengan perceraian orangtua untuk tidak menarik diri dari lingkungan sosialnya. Memiliki banyak relasi dengan lingkungan sosialnya, akan membantu remaja akhir mendapatkan dukungan sosial dari teman yang tinggien_US
dc.languageBahasa Indonesia
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputra Surabayaen_US
dc.subjectkecenderungan kepribadian ekstroversien_US
dc.subjectdukungan sosial dari temanen_US
dc.subjectperceraian orangtuaen_US
dc.titleHUBUNGAN ANTARA KECENDERUNGAN KEPRIBADIAN EKSTROVERSI DAN DUKUNGAN SOSIAL DARI TEMAN PADA REMAJA AKHIR YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANGTUAen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi73201
dc.identifier.nim30112038
dc.identifier.dosenpembimbingTheda Renanita


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record