Show simple item record

dc.contributor.authorWong, Elizabeth Kelly
dc.date.accessioned2025-11-21T08:13:26Z
dc.date.available2025-11-21T08:13:26Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8663
dc.descriptionThis research aims to apply industrial leather waste in the production of mini bags using the distinctive woven motif of ulos sadum from North Sumatra, and to understand the market's response to the product. The research methodology employed a qualitative approach through interviews with experts and enthusiasts to gather data and information on leather waste and the ulos sadum weaving technique, as well as a quantitative approach through observations of similar products, market observations, and questionnaires administered to a minimum of 100 individuals to gauge the market's response to the resulting mini bag product. The research findings indicate that leather waste can be processed into high-quality primary material for mini bag production, and the ulos sadum weaving technique can add value by making the product unique and highly artistic. Furthermore, the market has shown a positive response to mini bags made from leather waste and featuring the ulos sadum weaving motif, suggesting that these products have the potential to be in demand. In conclusion, the application of industrial leather waste in the production of mini bags with the ulos sadum weaving motif, utilizing both qualitative and quantitative research methods, can yield unique, high-quality products that have the potential to be well-received by the market.en_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan limbah kulit industri dalam pembuatan mini bag dengan menggunakan motif anyaman ulos sadum yang khas dari Sumatera Utara, serta mengetahui tanggapan pasar terhadap produk tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui wawancara kepada extreme dan expert untuk mendapatkan data dan informasi tentang limbah kulit dan teknik anyaman ulos sadum, serta metode kuantitatif melalui observasi terhadap produk serupa, observasi pasar, dan kuisioner kepada minimal 100 orang untuk mengetahui tanggapan pasar terhadap produk mini bag yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah kulit dapat diolah menjadi bahan utama yang berkualitas tinggi untuk pembuatan mini bag, serta teknik anyaman ulos sadum dapat menjadi nilai tambah yang membuat produk ini unik dan memiliki nilai seni yang tinggi. Selain itu, pasar memberikan tanggapan positif terhadap produk mini bag dengan menggunakan bahan limbah kulit dan motif anyaman ulos sadum, sehingga produk ini berpotensi menjadi produk yang diminati di pasaran. Dalam kesimpulannya, pengaplikasian limbah kulit industri dalam pembuatan mini bag dengan menggunakan motif anyaman ulos sadum melalui metode kualitatif dan kuantitatif dapat menghasilkan produk yang unik, berkualitas tinggi, dan berpotensi untuk diminati oleh pasar.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectlimbah kuliten_US
dc.subjectmini bagen_US
dc.subjectmotif anyaman ulos sadumen_US
dc.subjectmetode kualitatifen_US
dc.subjectmetode kuantitatifen_US
dc.subjecttanggapan pasaren_US
dc.subjectleather wasteen_US
dc.subjectulos sadum weaving motifen_US
dc.subjectqualitative methoden_US
dc.subjectquantitative methoden_US
dc.subjectmarket responseen_US
dc.titlePengaplikasian Limbah Kulit Industri dalam Mini Bag dengan Menggunakan Motif Anyaman Ulos Sadumen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi90234
dc.identifier.nim0206061910011


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record