| dc.contributor.author | Subagyo, Puspita Kharisma | |
| dc.date.accessioned | 2025-11-24T08:09:58Z | |
| dc.date.available | 2025-11-24T08:09:58Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8683 | |
| dc.description | The trend of career women has spread, even to Indonesia. In Indonesia, the proportion of working women has risen every year. However, many women also accept the restrictions on their ability to express themselves. For women in a professional setting, the sophisticated style of dress was developed to express a solid and competent appearance. The market for modest fashion consumers has increased along with the proportion of career women in Indonesia. The ability to incorporate the idea of modesty into professional attire is greatly enhanced by the growing market need. In order to address the design of women's modest workwear that mixes masculinity and femininity with power dressing style, the design discussed here was created. This design is carried out using qualitative methods taken from the Design Thinking methodology, where the existing speakers are grouped into two, namely, experts and extreme users. To accomplish the purpose, observation of related apparel goods is also done. In addition to creating clothing brands that may assist customers in better expressing themselves, particularly in professional environments, this design intends to produce women's modest workwear to boost self-confidence using power dressing. Women's modest workwear using power dressing concept approaches is said to have the ability to address the issues related dissatisfaction about modest workwear fashion design through primary and secondary data mining. | en_US |
| dc.description.abstract | Persentase wanita karir di Indonesia mengalami peningkatan tiap tahunnya. Namun tidak sedikit pula perempuan menerima batasan untuk mengekspresikan dirinya lebih jauh. Gaya berbusana berkelas diciptakan untuk menyampaikan kesan tegas dan kompeten bagi perempuan di lingkungan profesional. Persentase peningkatan wanita karir di Indonesia berjalan beriringan dengan peningkatan pasar pengguna busana modest. Meningkatnya permintaan pasar modest dapat menjadi sebuah peluang untuk memadukan prinsip kesopanan ke dalam busana untuk lingkungan profesional. Oleh karena itu dibuatlah perancangan ini yang membahas perancangan modest workwear wanita yang memadukan sifat maskulin dan feminin dengan power dressing style. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode perancangan yang digunakan adalah model Design Thinking. Narasumber yang ada dikelompokkan menjadi dua yaitu, experts dan extreme users. Observasi terhadap produk pakaian serupa juga dilakukan untuk mencapai tujuan. Perancangan ini bertujuan untuk merancang modest workwear wanita untuk meningkatkan kepercayaan diri dengan power dressing style, serta untuk membuat brand pakaian yang dapat membantu konsumen untuk mengekspresikan diri lebih baik terutama dalam lingkungan profesional. Melalui penggalian data primer serta sekunder, perancangan modest workwear wanita dengan konsep power dressing dinyatakan berpotensi menyelesaikan masalah yang dikaji mengenai ketidakpuasan terhadap design busana modest workwear. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Power Dressing | en_US |
| dc.subject | Modest | en_US |
| dc.subject | Workwear | en_US |
| dc.title | Perancangan Busana Modest Workwear Wanita dengan Konsep Power Dressing | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 90234 | |
| dc.identifier.nim | 0206061910043 | |