Show simple item record

dc.contributor.authorHestiajaya, Tjiu Erika
dc.date.accessioned2025-11-26T09:49:44Z
dc.date.available2025-11-26T09:49:44Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8701
dc.descriptionIndonesian culture has always been changing from time to time, and this change occurs because of the factors within the society that desire for change. Cultural changes happen very quickly due to the influence of globalization on Indonesian culture. The lifestyle patterns of people nowadays and in the past are very different, which is also a result of the globalization phenomenon, hence requiring better handling. Many trendy technological items nowadays mostly come from fast fashion, which has no connection with the local culture. Indonesian cultural heritage is diverse and rich in traditional fabrics. One of the traditional woven fabrics that originated from Bali is the Endek fabric. However, Endek fabric still has few enthusiasts among the Balinese community. The lack of interest in Endek fabric is due to the high price, lack of color and motif development, and limited marketing techniques. To preserve the culture of Endek fabric, it is necessary to create designs that can attract working women and enthusiasts of Endek fabric in the fashion trend. One of the solutions to maintain the culture of Endek fabric is to create a collection of office wear that aims to promote the various forms of Endek fabric. By applying Endek fabric to office wear, it is expected that people will become interested in learning more about this traditional fabric. This study use qualitative methods, collecting primary data through interviews with 6 experts and 12 extreme cases. Secondary data is obtained through literature studies such as books, journals, articles, websites, or social media. The design thinking method is used, and the concept is based on print techniques applied to the motif. Print technique is a concept that can help designers to express their designs freely without worrying about the motif details. Office wear is also suitable for combining with this print technique because it is easy to wear every day.en_US
dc.description.abstractKebudayaan Indonesia dari zaman ke zaman selalu berubah, perubahan ini terjadi karena faktor masyarakat yang memang menginginkan perubahan dan perubahan kebudayaan sangat cepat terjadi karena masuknya unsur - unsur globalisasi ke dalam kebudayaan Indonesia. Pola hidup masyarakat masa kini dengan masa dahulu sangatlah berbeda, hal ini juga dampak dari arus globalisasi sehingga perlu penanganan yang lebih baik. Sebab, hal - hal yang sedang trend pada teknologi sebagian besar berasal dari barang fast fashion yang tidak ada digabungkan dengan budaya lokal. Peninggalan - peninggalan budaya di Indonesia beraneka ragam dan juga sangat kaya akan kain traditional. Salah satu peninggalan kain tenun traditional yang berasal dari Bali yaitu kain Tenun Endek. Kain tenun endek ini masih sedikit peminatnya dikalangan masyarakat bali. Hal yang membuat kurangnya peminat Kain Endek ini dikarenakan harganya yang kurang terjangkau, warna dan motifnya kurang dikembangkan, serta teknik pemasarannya yang kurang meluas. Maka untuk tetap mempertahankan budaya kain endek perlu untuk menciptakan sebuah design untuk menarik kaum wanita karir yang masih aktif dan masyarakat pecinta kain endek dalam trend fashion. Berdasarkan permasalahan diatas, salah satu cara untuk melestarikan budaya kain endek agar tidak dilupakan adalah dengan menciptakan koleksi office wear. Hal ini juga bertujuan untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang macam - macam bentuk kain endek. Dengan menciptakan busana office wear melalui penerapan kain endek diharapkan masyarakat mulai berminat untuk mengenal dan mempelajari lebih dalam terkait kain tradisional endek. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data primer wawancara terhadap 6 expert dan 12 extreme. Data sekunder diperoleh dengan cara studi literatur buku, jurnal, artikel, website atau media sosial. Menggunakan metode tahapan perancangan design thingking, konsep yang digunakan dengan teknik print pada motif. Teknik print sendiri merupakan sebuah konsep yang dapat memudahkan bagi designer yang akan mengekspresikan sebuah desainnya sendiri dan tidak takut untuk memikirkan mengenai detail motif yang di buat. Busana office wear juga sangat cocok untuk dipadukan dengan teknik print tersebut karena dapat mempermudah untuk digunakan setiap hari.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectTeknik Print Tekstileen_US
dc.subjectOffice Wearen_US
dc.subjectMotif Endeken_US
dc.subjectPrint Technique textileen_US
dc.subjectEndek Patternen_US
dc.titlePerancangan Office Wear Menerapkan Inspirasi Motif Endek dengan Teknik Printen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi90234
dc.identifier.nim0206051810059
dc.identifier.dosenpembimbingEnrico
dc.identifier.dosenpembimbingCiawita Lautama


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record