Show simple item record

dc.contributor.authorOeiyano, Bella Talita
dc.date.accessioned2025-11-26T10:04:45Z
dc.date.available2025-11-26T10:04:45Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8702
dc.descriptionWoven cloth in North Maluku is a woven cloth that is rarely known by the local community or the wider community, due to its limited use in ancient times, which was only worn by Kedaton officials. This Koloncucu woven fabric typical of North Maluku has beauty in its motifs but is never highlighted. Koloncucu weaving can be used as an alternative superior product for the advancement of North Maluku's creative economy. According to recorded data, the number of local and foreign tourists coming to North Maluku is increasing, especially after the pandemic. So it is very possible that resort fashion will have many enthusiasts in the future so that North Maluku's cultural heritage is better known, especially for local and foreign enthusiasts in the future. The purpose of this scientific work is to design a Women's Wear Resort Using Koloncucu Woven Fabric from North Maluku. The method used is a qualitative method through interviews and literature studies. The findings of the data obtained are that weaving as a cultural heritage needs to be maintained and the relatively high price of woven fabrics can be used as a combination to reduce production costs and is also very suitable for use in simple and effortless resort wear clothing. However, the prototype still needs to be developed from clothing patterns, exploration of motifs and colors of woven fabrics, designs that are lighter and more relaxed so that they are better for producing original designs. Design development in this case is carried out through product trials, design development, and branding. Based on the results of interviews and trials, the design of resort wear using Koloncucu woven fabrics received good responses and responses. The designs developed are considered capable of following the tastes of foreign consumers. The product is in accordance with resort clothing and still reflects the Koloncucu Woven fabric with its motifs and bright and neutral colors. The test results obtained from 18 extreme users showed that the clothing products were suitable for resort designs, comfortable materials to wear, and a combination of plain fabrics and simple woven motifs that matched resort clothing which reflects a simple yet elegant style. The overall design is good, but it is necessary to pay attention to the simple design and not many attributes so that it is comfortable to wear and clothes without using outwear.en_US
dc.description.abstractKain tenun di Maluku Utara merupakan kain tenun yang jarang dikenal oleh masyarakat lokal maupun masyarakat luas, dikarenakan penggunaan terbatas pada jaman dahulu yang hanya dipakai oleh petinggi-petinggi Kedaton. Kain Tenun Koloncucu khas Maluku Utara ini memiliki keindahan dalam motif namun tidak pernah tersorot. Tenun Koloncucu dapat dijadikan salah satu alternatif produk unggulan untuk kemajuan ekonomi kreatif Maluku Utara. Menurut data yang tercatat, jumlah wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang ke Maluku Utara semakin meningkat, terutama setelah terjadinya pandemi. Sehingga sangat memungkinkan busana resort akan banyak peminat di masa yang akan datang agar warisan budayaan Maluku Utara lebih dikenal terlebih peminat lokal dan mancanegara di masa yang akan datang. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk merancang Resort Wear Wanita Menggunakan Kain Tenun Koloncucu dari Maluku Utara. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui wawancara dan studi literatur. Hasil temuan data yang didapatkan yaitu tenun sebagai warisan budaya perlu di jaga dan harga kain tenun yang relatif tinggi bisa di jadikan kombinasi agar mengurangi biaya produksi juga sangat cocok digunakan pada busana resort wear yang simple dan effortless. Namun prototype masih perlu di kembangkan dari pola busana, eksplorasi motif dan warna kain tenun, desain yang lebih ringan dan santai agar lebih baik untuk produksi desain yang asli. Pengembangan perancangan dalam hal ini dilakukan melalui uji coba produk, pengembangan perancangan, dan branding. Berdasarkan hasil wawancara dan uji coba, perancangan resort wear menggunakan kain Tenun Koloncucu mendapat respon dan tanggapan yang baik. Desain yang dikembangkan dinilai mampu mengikuti selera konsumen luar negeri. Produk sudah sesuai dengan busana resort dan tetap mencerminkan kain Tenun Koloncucu dengan motifnya serta warna yang cerah dan netral. Hasil uji coba yang di dapatkan dari 18 extreme users didapatkan produk busana sudah sesuai dalam desain resort, material yang nyaman dipakai, serta kombinasi kain polos dan kain tenun motif yang simple sudah sesuai dengan busana resort yang mencerminkan gaya simple namun tetap elegan. Untuk desain keseluruhan sudah baik namun perlu diperhatikan desain yang simple dan tidak banyak atribut agar nyaman dipakai dan busana tanpa menggunakan outwear.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectNorth Malukuen_US
dc.subjectCultural Heritageen_US
dc.subjectKaloncucu Fabricsen_US
dc.subjectWoven Fabricsen_US
dc.subjectMaluku Utaraen_US
dc.subjectWarisan Budayaen_US
dc.subjectResort Wearen_US
dc.subjectKain Kaloncucuen_US
dc.subjectKain Tenunen_US
dc.titlePerancangan Resort Wear Wanita Menggunakan Kain Tenun Koloncucu dari Maluku Utaraen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.kodeprodi90234
dc.identifier.nim0206051810035
dc.identifier.dosenpembimbingMarini Yunita Tanzil
dc.identifier.dosenpembimbingYoanita Kartika Sari Tahalele


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record