| dc.contributor.author | Richwanto, Jefferson Albert | |
| dc.date.accessioned | 2025-12-31T06:00:34Z | |
| dc.date.available | 2025-12-31T06:00:34Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8917 | |
| dc.description | Pollution of the environment around Indonesian people has started to occur over time, especially in indoor area of a site. It can be seen from the use of asbestos materials, cigarette smoke that found in large quantities, the use of low-efficiency air conditioners in large quantities, the use of artificial lighting that doesn’t have good power saving in large quantities, the use of wood materials that don’t have a certificate of FAKO or Sustainable Certified Wood issued by LEI or FSC, as well as other sources of indoor pollution in rooms that frequently visited by Indonesian people. This is happening in various commercial and residential places. Therefore, LVADA Interior realizes the importance of creating commercial and residential places that can avoid environmental pollution, especially indoors. LVADA Interior makes a difference with other consultants by focusing on the green side of a space that refers to GBCI in making designs on every project in creating solution to pollution problems in existing spaces. LVADA Interior provides a design that referring to the parameter references on appropriate site development, energy efficiency and conservation, water conservation, material resources and cycle, indoor health and comfort, building environmental management in creating solutions to existing pollution problems. | en_US |
| dc.description.abstract | Pencemaran lingkungan di sekitar masyarakat Indonesia mulai ramai terjadi dengan seiring berjalannya waktu, khususnya di ruangan indoor. Bisa terlihat dari penggunaan bahan asbes, asap rokok yang didapati dalam jumlah yang banyak, penggunaan AC dengan efesiensi rendah dalam jumlah yang banyak, penggunaan pencahayaan buatan yang tidak memiliki penghematan daya yang baik dalam jumlah yang banyak dan sering, penggunaan material kayu yang tidak memiliki sertifikat FAKO atau Sustainable Certified Wood yang diterbitkan oleh pihak LEI atau FSC, serta sumber pencemaran ruangan lain yang ada di ruangan-ruangan yang sering dikunjungi oleh masyarakat Indonesia. Hal ini cukup banyak terjadi di berbagai tempat komersil maupun residensial. Oleh karena itu, LVADA Interior menyadari akan pentingnya menciptakan tempat komersial maupun residensial yang dapat bersih dan terhindar dari pencemaran lingkungan, khususnya dalam ruangan. LVADA Interior memberikan perbedaan dengan konsultan lain dengan berfokus pada sisi hijau pada suatu ruang dengan mengacu pada GBCI dalam pembuatan desain pada setiap proyek yang dijalankan untuk menjadi solusi dari adanya permasalahan pencemaran dalam ruang yang ada. LVADA Interior memberikan desain yang memiliki acuan parameter pada tepat guna lahan, efisiensi dan konservasi energi, konservasi air, sumber dan siklus material, kesehatan dan kenyamanan dalam ruangan, manajemen lingkungan bangunan dalam pemberian solusi atas permasalahan pencemaran yang ada. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Komersial | en_US |
| dc.subject | GBCI | en_US |
| dc.subject | Pencemaran Lingkungan | en_US |
| dc.subject | Residensial | en_US |
| dc.subject | Sisi Hijau | en_US |
| dc.subject | Commercial | en_US |
| dc.subject | Green Side | en_US |
| dc.subject | Pollution | en_US |
| dc.subject | Residential | en_US |
| dc.title | Perancangan Proyek Fresko dengan Pendalaman Green Interior oleh Konsultan Lvada Interior | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 23201 | |
| dc.identifier.nim | 0206031910051 | |