Show simple item record

dc.contributor.authorNasution, Ali Hakim Akbar
dc.date.accessioned2026-01-29T04:44:07Z
dc.date.available2026-01-29T04:44:07Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9051
dc.descriptionThe rapid development of technology today causes people, especially households, to start using electronic goods for daily activities. With this pandemic, many households and individuals are using more electronic goods in their homes, starting from daily needs, jobs that require technology, and the length of time using technology that requires electricity while at home. In Indonesia's current weather, which is indeed difficult to predict, the use of air conditioners is also intensively used to maintain a comfortable body temperature. There are also many individuals who neglect or forget to check their electricity meter so that power cuts can occur when the householder is doing something, doing important activities, in hot weather, etc. because the occupants do not charge nor refill the electricity token on time. In this study, using the IoT system, a tool can be designed to monitor the use of stakeholder electronics using the PZEM-004T sensor and NodeMCU, where the data can be calculated using electric current theory so as to get the cost of using electricity. For stakeholders themselves in taking surveys and interviews, they need those who use electricity in their daily lives and are considered wasteful in their use. The results of the IoT tool in the form of current, voltage, kWh data will be stored and detected in the firebase and will be sent to the Android application via the cloud database, where in the application information will be presented Current, Voltage, kWh of goods and the cost of using these goods.en_US
dc.description.abstractPesatnya perkembangan teknologi saat ini menyebabkan masyarakat, terutama Rumah Tangga, mulai menggunakan barang elektronik untuk kegiatan sehari – hari. Dengan ada nya pandemi ini, banyak rumah tangga maupun individu yang menggunakan barang elektronik lebih banyak di rumah mereka, dimulai dari kebutuhan sehari – hari, pekerjaan yang membutuhkan teknologi, dan lama nya penggunaan teknologi yang membutuhkan listrik selama di rumah. Pada cuaca Indonesia saat ini yang memang susah untuk diprediksi, pemakaian alat penyejuk juga gencar digunakan untuk menjaga suhu tubuh agar tetap nyaman. Banyak juga individu yang lalai atau lupa mengecek meteran listrik mereka sehinggan mati listrik dapat terjadi saat penghuni rumah sedang mengerjakan sesuatu, melakukan aktivitas penting, dalam cuaca panas, dsb dikarenakan penghuni tidak mengisi listrik pada waktu nya. Pada penelitian ini, menggunakan sistem IoT, dapat di rancang sebuah alat untuk memonitor penggunaan barang elektronik stakeholder menggunakan sensor PZEM-004T dan NodeMCU, dimana data dapat dihitung dengan teori arus listrik sehingga mendapatkan biaya penggunaan elektrik. Untuk stakeholder sendiri dalam mengambil survey dan wawancara, dibutuhkan mereka yang menggunakan listrik dalam kehidupan sehari – hari dan terhitung boros dalam penggunaan nya. Hasil dari alat IoT yang berupa data arus, tegangan, kWh akan tersimpan dan terdeteksi di firebase dan akan terkirim ke aplikasi Android melalui cloud database tersebut, dimana dalam aplikasi akan tersaji informasi Arus, Tegangan, kWh barang dan biaya penggunaan barang tersebut.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUNIVERSITAS CIPUTRA SURABAYAen_US
dc.subjectPZEM-004T, IoT, NodeMCU, Androiden_US
dc.subjectPZEM-004T, IoT, NodeMCU, Androiden_US
dc.titleRancang Bangun Sistem Monitoring Arus dan Tegangan Listrik Barang Elektronik Berbasis Mikrokontroleren_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nim20417035


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record