| dc.contributor.author | Lulu, Natasya Dahliana | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-29T05:25:03Z | |
| dc.date.available | 2026-01-29T05:25:03Z | |
| dc.date.issued | 2022 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9054 | |
| dc.description | Anabul is a house pet that has thin or thick fur such as dogs, cats, hamsters, rabbits, etc. In maintaining anabul, there are few things that need to be considered, one of which is to feed and drink regularly. The diet of an adult cat which has the Latin name Felis catus prefers to snack so it can reach 8-16 meals a day if given the opportunity by the owner. This is an activity that is quite inconvenient for the anabul’s owner because everyone has their own activities such as school, work and others. Researcher found that 10 out of 22 respondents fed their pets 1-2 times a day when they were at home and gave larger portions at a time so that their anabul could eat its food again at another time. There is a problem when anabul owners feed more that sometimes dry food becomes soft and or food is swarmed by ants. In e-commerce in Indonesia, the price of automatic pet feeders are not cheap, ranging from around Rp 1,000,000 to Rp 2,000,000 and some are even more expensive. So from the existing problems, researcher wants to design a tool to automatically feed anabul which is cheaper, safer from ants and can reduce the risk of softened anabul food. This research intention is to develop an application based on the Internet of Things using Arduino as the main microcontroller and Node MCU ESP8266 to connect to the internet so that it can be monitored remotely via Android smartphone. This anabul food bowl opening and closing system will be the value of originality from this research. From the tests that have been carried out, it is concluded that this research is good enough to help anabul owners provide food to their pets when the owners are busy. Although the authors found wiring problems and other external factors, this research has succeeded in carrying out the features of the percentage of the contents of the dispenser, feeding and opening the lid of the bowl. | en_US |
| dc.description.abstract | Anabul adalah hewan peliharaan rumah yang memiliki bulu tipis maupun tebal seperti anjing, kucing, hamster, kelinci, dll. Dalam memelihara anabul, terdapat poin yang harus diperhatikan salah satunya adalah memberi makan dan minum secara teratur. Pola makan kucing dewasa yang memiliki nama latin Felis catus lebih suka menyamil sehingga bisa mencapai 8-16 kali makan dalam sehari jika diberi kesempatan oleh pemiliknya. Hal ini adalah kegiatan yang cukup merepotkan pemilik anabul karena setiap orang memiliki kegiatannya masingmasing seperti sekolah, bekerja dan lain-lain. Peneliti menemukan bahwa 10 dari 22 responden memberi makan hewan peliharaan mereka 1-2 kali dalam sehari yaitu ketika mereka sedang ada dirumah dan memberi porsi yang lebih banyak dalam sekali pengisian agar anabul mereka bisa memakan makanannya lagi di waktu lainnya. Terdapat masalah ketika pemilik hewan memberi makan lebih banyak yaitu terkadang makanan kering menjadi lunak dan atau makanan yang dikerumuni oleh semut. Pada e-commerce di Indonesia, harga Pet Feeder otomatis tidaklah murah yaitu berkisar antara dari sekitar Rp 1.000.000 hingga Rp 2.000.000 bahkan juga ada yang lebih mahal. Sehingga dari masalah-masalah yang ada, peneliti ingin merancang sebuah alat untuk memberi makan anabul secara otomatis yang lebih murah, aman dari semut dan dapat mengurangi risiko makanan anabul yang melunak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Internet of Things dengan menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler utama dan Node MCU ESP8266 untuk menyambungkan ke internet sehingga bisa dipantau dari jarak jauh melalui smartphone Android. Sistem buka tutup mangkuk makanan anabul ini akan menjadi nilai orisinalitas dari penelitian ini. Dari pengujian yang dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa penelitian ini sudah cukup baik untuk membantu pemilik anabul memberikan makanan kepada hewan peliharaan mereka di saat pemilik sedang sibuk. Dari pengujian yang telah dilakukan, peneliti mendapat kesimpulan bahwa penelitian ini sudah cukup baik untuk membantu pemilik anabul memberikan makanan kepada hewan peliharaan mereka di saat pemilik sedang sibuk. Walaupun penulis mendapati masalah perkabelan dan faktor eksternal lainnya namun penelitian ini sudah berhasil melaksanakan fitur persentase isi dispenser, pemberian makan dan buka tutup mangkuk. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | UNIVERSITAS CIPUTRA SURABAYA | en_US |
| dc.subject | Pemberi Makan Hewan, Kucing, Internet of Things, Arduino | en_US |
| dc.subject | Pet Feeder, Cat, Internet of Things, Arduino | en_US |
| dc.title | RANCANG BANGUN SISTEM PEMBERIAN PAKAN ANABUL SECARA OTOMATIS BERBASIS INTERNET OF THINGS | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 55201 | |
| dc.identifier.nim | 0206011810031 | |