Show simple item record

dc.contributor.authorCHRISTOFFEL, DINA FRANSISCA
dc.date.accessioned2020-01-27T01:58:02Z
dc.date.available2020-01-27T01:58:02Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/2266
dc.description.abstractABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan makna hidup dengan resiko relapse pada pasien pecandu narkoba yang sedang menjalakan rehabilitasi di Surabaya. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan negatif antara makna hidup dengan resiko relapse pada pasien pecandu narkoba yang sedang menjalankan rehabilitasi di Surabaya. Subjek penelitian ini adalah 23 pasien pecandu narkoba yang menjalankan rehabilitasi dari rehabilitasi inap maupun rehabilitasi rawat jalan di Surabaya. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Data yang diperoleh dengan menggunakan skala makna hidup dari Steger (2006) dan skala resiko relapse dari Ogai et al (2007). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan negatif antara makna hidup dengan resiko relapse pada pasien pecandu narkoba yang sedang menjalankan rehabilitasi di Surabaya (p= -0.590: p < 0.05). Hal ini dapat dikatakan bahwa semakin tinggi makna hidup yang diperoleh individu, maka semakin rendah resiko relapse yang dimilikinya dan begitu pula sebaliknya.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Ciputraen_US
dc.subjectpasien pecandu narkoba, resiko relapse, makna hidupen_US
dc.titleHUBUNGAN ANTARA MAKNA HIDUP DENGAN RESIKO RELAPSE PADA PASIEN PECANDU NARKOBA YANG SEDANG MANJALANKAN REHABILITASI DI WILAYAH SURABAYAen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record