Show simple item record

dc.contributor.authorEvan, Joana
dc.date.accessioned2022-01-10T08:39:39Z
dc.date.available2022-01-10T08:39:39Z
dc.date.issued2021
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/4082
dc.descriptionIndonesia is the largest archipelagic country spread from Sabang to Merauke. As a consequence of the many islands, Indonesia has many tribes, races, cultures, and traditions. One of these ethnic identities can be seen from a variety of traditional clothes, accessories, and make-up. Each has its own traditional clothes and handicrafts. The Sundanese, which is one of the ethnic groups in Indonesia who live in the province of West Java, produces various kinds of handicrafts. One of them is design. In addition, the selection of Tasikmalaya's signature design embroidery is due to the workmanship that is sticky, smooth, detailed and beautiful. Tasikmalaya design also has a high artistic value because the process requires time and precision and patience. Seeing Indonesia, which is experiencing the Covid-19 pandemic, many craftsmen of design and other crafts have experienced a decline in sales. So that the purpose of this design is to care for the craftsmen of embroidery designs in Tasikmalaya and also help the development of motifs on the designs. In addition, the purpose of this design is to increase public awareness of Indonesian handicrafts and love local products. Not only that, through resort wear clothing products, it is hoped that the shells can be recognized and used by buyers while on vacation at home and abroad so that it can improve the economy of the designer craftsmen in Tasikmalaya. The writing uses qualitative research methods in the form of observation and literature review from various sources of books, journals, and articles on the internet. This writing data collection technique uses data collection methods obtained directly from interviews with 6 expert panels and 12 extreme users. The resulting design is in the form of 5 looks of resort wear clothing consisting of tops, bottoms, and outerwear using solder design techniques. The materials used for this design collection are Bemberg BX-197, Holland Muscrepe, Crepe, and Lady Zara. Through the design of this collection, the results of resort wear clothing that use the typical Tasikmalaya solder design technique can be applied to women's clothing to go on vacation, who love Indonesian crafts.en_US
dc.description.abstractIndonesia merupakan negara kepulauan terbesar yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Konsekuensi terhadap banyaknya pulau, Indonesia mempunyai banyak sekali suku, ras, budaya, dan tradisi. Identitas etnik tersebut salah satunya dapat dilihat dari beragam pakaian adat, aksesoris, dan tata rias muka. Masing-masing memiliki pakaian adatnya dan kerajinan tangannya sendiri-sendiri. Etnis Sunda, yang merupakan salah satu etnis di Indonesia yang tinggal di provinsi Jawa Barat menghasilkan berbagai macam kerajinan tangan. Salah satunya yaitu kerancang. Selain itu, pemilihan bordir kerancang khas Tasikmalaya karena hasil dari pengerjaannya yang rekat, halus, detail, dan cantik. Kerancang Tasikmalaya juga memiliki nilai seni yang tinggi karena proses pengerjaan yang membutuhkan waktu dan ketelitian serta kesabaran. Melihat Indonesia yang sedang mengalami pandemi Covid-19 ini, banyak pengrajin kerancang maupun kerajinan lainnya mengalami penurunan penjualan. Sehingga tujuan dari peracangan ini yaitu kepedulian terhadap para pengrajinn bordir kerancang yang ada di Tasikmalaya dan juga membantu pengembangan motif pada kerancang. Selain itu, tujuan dari perancangan ini yaitu ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan kerajinan khas Indonesia dan mencintai produk lokal. Tidak hanya itu, melalui produk busana resort wear diharapkan keranang dapat dikenal dan digunakan oleh pembeli saat berliburan di dalam negeri maupun luaar negeri sehingga dapat meningkatka ekonomi para pengrajin kerancang di Tasikmalaya. Penulisan menggunakan metode peneliaitan kualitatif berupa observasi dan kajian pustaka dari berbagai sumber buku, jurnal, dan artikel di internet. Teknik pengumpulan data penulisan ini menggunakan metode pengumpulan data didapat secara langsung dari wawancara dengan 6 expert panel dan 12 extreme user. Hasil perancangan yang dihasilkan berupa 5 looks busana resort wear yang terdiri dari atasan, bawahan, dan luaran menggunakan teknik kerancang solder. Material bahan yang digunakan untuk koleksi perancangan ini adalah Bemberg BX-197, Holland Muscrepe, Crepe, dan Lady Zara. Melalui perancangan koleksi ini, memberikan hasil busana resort wear yang menggunakan teknik kerancang solder khas Tasikmalaya dapat diaplikasikan kepada busana wanita untuk pergi berlibur, yang mencintai kerajinan khas Indonesia.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Ciputra Surabayaen_US
dc.subjectBusana Wanitaen_US
dc.subjectResort Wearen_US
dc.subjectMotif Bordiren_US
dc.subjectKerancang Tasikmalayaen_US
dc.titlePENGEMBANGAN MOTIF BORDIR KERANCANG SOLDER TASIKMALAYA UNTUK PERANCANGAN BUSANA RESORT WEAR WANITAen_US
dc.typeThesisen_US
dc.identifier.nidn0721068401
dc.identifier.kodeprodi90231
dc.identifier.nim20717036
dc.identifier.dosenpembimbingMARINI YUNITA TANZIL


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record