PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR HOTEL LUMINOR DI SIDOARJO OLEH AVERINA DESIGN STUDIO
Abstract
Dengan pertumbuhan dan pembangunan yang pesat di kota besar, perlu
diperhatikan bahwa ada masalah yang akan turut berkembang seiring dengan
makin padatnya perkotaan. Salah satunya adalah bangunan sakit atau Sick
Buildin
g Syndrome. Terdapat beberapa penyebab dari SBS. Pencemar kimia dari
material atau polutan dari luar, pencemar biologi yaitu jamur, bakteri dan virus,
ventilasi yang buruk, radiasi elektromagnetik, pencahayaan, akustik, dan
kelembaban yang buruk, hingga fa
ktor psikologis manusia itu sendiri. Masalah
lain yang muncul adalah pemanfaatan lahan hijau yang kurang baik, penumpukan
sampah, semakin tingginya tingkat polusi, dan berbagai hal lain. Merupakan tugas
kita sebagai desainer arsitek interior untuk turut be
rkontribusi melestarikan
lingkungan baik lingkungan alam maupun lingkungan dalam bangunan tempat
manusia menghabiskan 80% kegiatannya.
Averina Design Studio adalah biro konsultan desain interior arsitektur dengan
desain biophilic sebagai value perusahaan
nya. Desain biophilic adalah desain
yang menghubungkan kita kembali dengan alam dan termasuk dalam aspek sosial
dari desain berkelanjutan. Strategi perancangan ini mampu mempengaruhi tubuh
manusia melalui fungsinya dalam mengurangi stres, meningkatkan kine
rja
kognitif serta berpengaruh pada emosi dan perasaan manusia. Sesuai dengan
kelebihan Averina Design Studio maka perancangan Hotel Luminor di Sidoarjo
menjadi studi kasus dalam kajian ini. Perancangan ini memiliki konsep “Urban
Escape” dengan menciptakan
pengalaman berbeda dari perkotaan yang ramai dan
padat. Penggunaan style modern kontemporer yang berkesan smart dan kasual.
Mengikuti tren desain berdasarkan buku hasil riset Indonesia Trend Forecasting
“GREYZONE” untuk tahun 2017
–
2018, yaitu konsep vigil
ant. Memilih dan
menerapkan pola yang paling sesuai dengan fungsi bangunan sebagai hotel dari
14 pola desain biophilic.
