| dc.contributor.author | Caroline, Caroline | |
| dc.date.accessioned | 2024-01-26T07:46:21Z | |
| dc.date.available | 2024-01-26T07:46:21Z | |
| dc.date.issued | 2013 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/7064 | |
| dc.description | As the time goes by, many people habits also began to change. Manymiddle and upper class tend to spend their time with activities outside theirhome,just toget together with friends, eating, business activities or just relaxing with theatmosphere there. This changing habit is indirectly influenced by foreign culturethat entering into Indonesia and affect the mindset of the people and become theirlifestyle. This lifestyle also affects the society in South Kalimantan, which slowlydeveloped into major cities in Indonesia.In designing a restaurant or meatshop, it is very important to pay attentionto the needs of the users of the area, especially the owner and the consumer. As arestaurantand meatshop owner -which can be regarded as a new business in SouthKalimantan-, owners should really pay attention to the needs of prospectiveconsumers and food and beverages sold. Besides that, the interior and exteriordesign is also an important part so that the restaurant and meatshop ambience canunite with the designed business concept. Currently, the restaurant owner hasstarted to realize the importance of the atmosphere in the restaurant to attractvisitors, in addition to the quality of the product to be sold.After doing some observation and research, an idea was born to create a“Homy Home” concept for restaurant and meatshop interior design that answersclient and consumer’s need. Thus, it is expected that the design results to satisfyclients and visitors. | en_US |
| dc.description.abstract | Seiring dengan berkembangnya zaman, kebiasaan banyak orang jugamulai berubah. Semakin banyak kalangan menengah ke atas yang menghabiskanwaktu mereka dengan aktivitas di luar rumah, baik itu hanya untuk sekedarberkumpul dengan teman, makan, kegiatan bisnis ataupun sekedar berelaksasidengan suasana yang ada. Perubahan kebiasaan ini secara tidak langsungdipengaruhi oleh budaya luar negeri yang banyak masuk ke Indonesia danmempengaruhi pola pikir masyarakat sehingga kemudian menjadi gaya hiduptersendiri bagi mereka. Gaya hidup ini juga mempengaruhi masyarakat diKalimantan Selatan, yang perlahan berkembang menjadi kota besar di Indonesia.Dalammerancang restoran ataupunmeatshop, penting untukmemperhatikan kebutuhan para pengguna area tersebut, baik dari segi pemilikmaupun konsumen. Sebagai pemilik restoran dan meatshop yang bisa dibilangsebagai bisnis baru di Kalimantan Selatan, pemilik harus benar-benarmemperhatikan kebutuhan calon konsumen dan makanan serta minuman yangdijual. Tak lepas dari hal tersebut, desain interior maupun eksterior dari bangunanyang diguakan juga harus diperhatikan sehingga nantinya suasana di restoran danmeatshop tersebut dapat memberikan kesatuan terhadap konsep bisnis yang sudahdirancang. Saat ini, para pemilik restoran sudah mulai sadar akan pentingnyasuasana dalam restoran untuk menarik pengunjung, disamping kualitas produkyang akan dijual, Setelah melakukan pengamatan, maka muncullah ide untukmenciptakan sebuah perancangan interior restoran danmeatshopyang menjawabkebutuhan klien dan pengunjung yang datang. Dengan demikian, diharapkan hasilperancangan tersebut bisa memuaskan klien dan pengunjung yang datang | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra Surabaya | en_US |
| dc.subject | Restoran | en_US |
| dc.subject | Meatshop | en_US |
| dc.subject | Perancangan Interior | en_US |
| dc.subject | Restaurant | en_US |
| dc.subject | Interior Design | en_US |
| dc.title | PERANCANGAN INTERIOR MEATSHOP DAN RESTORAN WESTERN DI KOTA BATULICIN, KALIMANTAN SELATAN | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 23201 | |
| dc.identifier.nim | 20209015 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Freddy H.Istanto | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Tri Novayanti P. Utomo | |