PERANCANGAN INTERIOR MEATSHOP DAN RESTORAN WESTERN DI KOTA BATULICIN, KALIMANTAN SELATAN
Abstract
Seiring dengan berkembangnya zaman, kebiasaan banyak orang jugamulai berubah. Semakin banyak kalangan menengah ke atas yang menghabiskanwaktu mereka dengan aktivitas di luar rumah, baik itu hanya untuk sekedarberkumpul dengan teman, makan, kegiatan bisnis ataupun sekedar berelaksasidengan suasana yang ada. Perubahan kebiasaan ini secara tidak langsungdipengaruhi oleh budaya luar negeri yang banyak masuk ke Indonesia danmempengaruhi pola pikir masyarakat sehingga kemudian menjadi gaya hiduptersendiri bagi mereka. Gaya hidup ini juga mempengaruhi masyarakat diKalimantan Selatan, yang perlahan berkembang menjadi kota besar di Indonesia.Dalammerancang restoran ataupunmeatshop, penting untukmemperhatikan kebutuhan para pengguna area tersebut, baik dari segi pemilikmaupun konsumen. Sebagai pemilik restoran dan meatshop yang bisa dibilangsebagai bisnis baru di Kalimantan Selatan, pemilik harus benar-benarmemperhatikan kebutuhan calon konsumen dan makanan serta minuman yangdijual. Tak lepas dari hal tersebut, desain interior maupun eksterior dari bangunanyang diguakan juga harus diperhatikan sehingga nantinya suasana di restoran danmeatshop tersebut dapat memberikan kesatuan terhadap konsep bisnis yang sudahdirancang. Saat ini, para pemilik restoran sudah mulai sadar akan pentingnyasuasana dalam restoran untuk menarik pengunjung, disamping kualitas produkyang akan dijual, Setelah melakukan pengamatan, maka muncullah ide untukmenciptakan sebuah perancangan interior restoran danmeatshopyang menjawabkebutuhan klien dan pengunjung yang datang. Dengan demikian, diharapkan hasilperancangan tersebut bisa memuaskan klien dan pengunjung yang datang
