Menceritakan kembali Kartini ke dalam Kebaya modern
Abstract
Kebaya merupakan pakaian daerah yang banyak dikenal perempuan di Indonesia, umumnya dikenakan pada momen tertentu seperti wisuda, pernikahan dan acara resmi lainnya. Kebaya yang dikenakan perempuan untuk menarasikan multi identitas yakni tidak saja sebagai busana nasional dan pakaian daerah tetapi juga merefleksikan identitas personal, identitas gender, identitas kelas dan identitas yang multikultural. Salah satu kebaya yang banyak dikenal oleh masyarakat ialah kebaya Kartini yang identik dengan sosok Raden Ajeng Kartini yang inspiratif dan berjasa bagi perempuan Indonesia. Berdasarkan tema ini, penulis pun menganalisis menggunakan teori identitas dan pakaian untuk memaparkan relasi antara kebaya dan perempuan. Tema yang diangkat ini ialah inspirasi Kebaya Kartini yang dimodifikasi menjadi kebaya wanita modern dengan menggunakan warna serta gaya busana yang modern dan elegan, serta dikembangkan dengan aplikasi ragam hias bunga teratai 3D. Tujuan dari koleksi ini adalah untuk dapat menginspirasi masyarakat terutama para perempuan Indonesia bukan hanya dengan budaya Indonesia, tetapi juga teladan dari sosok Kartini bagi mereka semua. Dengan rancangan desain ini, diharapkan bahwa generasi muda dapat lebih menyukai kebaya yang dikembangan dengan beberapa modifikasi yang menyesuaikan tren yang ada. Metode penelitian dilaksanakan dengan metode kualitatif untuk mendapatkan data primer dengan melakukan wawancara terhadap 6 experts dan 12 extreme users. Data sekunder pun didapat dari jurnal, media online hingga artikel. Proses wawancara pun dilakukan secara langsung dan juga secara online melalui aplikasi Zoom meeting dengan para narasumber. Hasil perancangan koleksi ini merupakan desain kebaya modern elemen aplikasi bunga 3D berbentuk bunga teratai yang merupakan bunga favorit Kartini dan merepresentasikan sosoknya dalam rancangan ini.

