Perancangan Busana Evening-Modest Wear Bergaya Androgini dengan Aplikasi Sculptural Textile
Abstract
Evening wear merupakan salah satu busana wanita yang ada sejak sebelum masehi. Seiring berjalannya zaman, kebutuhan evening wear mulai meningkat, terutama untuk market modest. Namun, berkembangnya market modest tidak diiringi dengan meningkatnya kualitas desain model busana modest-evening wear. Desain busana dinilai monoton dan terjadi repetisi. Repetisi desain disebabkan oleh wanita yang memiliki citra feminine dan lemah, padahal sudah banyak muncul Gerakan “woman empowerment” sebagai pembebas wanita dalam berbusana. Oleh karenanya, akan dirancang sebuah evening wear untuk pasar modest dengan gaya androgini; dengan implementasi sculptural textile. Guna dari perancangan ini adalah, memenuhi ketidakpuasan masyarakat akan desain evening-modest wear menjadi busana baru yang menunjukkan sisi maskulin, sopan, dan berani dari sosok wanita. Metode yang digunakan adalah design thinking, yaitu sebuah metode dengan konsep pendekatan berbasis solusi. Metode penelitian adalah kualitatif data primer, dengan mengumpulkan data dengan expert dan extreme user, serta data sekunder menggunakan studi literatur. Melalui penggalihan data primer dilakukan Analisa konsep, desain, tren dan preferensi personal narasumber. Berdasarkan hasil penggalihan data, adanya penggunaan teknik sculptural textile terbukti mampu memberik emphasis pada busana, menyajikan tampilan yang lebih unik. Perancangan ini berpotensi besar dalam menyelesaikan masalah yang dikaji, yaitu adanya ketidakpuasan dalam desain evening-modest wear.

