Perancangan Busana Pengantin After Party Style Minimalis dengan Detail Beading Rasi Bintang
Abstract
Pernikahan kerap diperhitungkan sebagai batu loncatan penting dalam kehidupan pasangan. Dalam pernikahan secara kristiani, itu mencakup pemberkatan dan resepsi. Beberapa pasangan pengantin mengadakan after party selama atau setelah resepsi, pengantin wanita bisa mengenakan satu hingga dua gaun untuk acara mereka. Namun ditinjau secara umum, jarang tersedia opsi gaun pengantin pendek, atau gaun dengan style minimalis di Indonesia. Perancangan koleksi minimalist bridal dress ini menerapkan metode penelitian kualitatif melalui wawancara dengan expert dan extreme user, melalui wawancara lisan dan tertulis. Observasi dan analisa studi literatur juga dilakukan guna memperoleh data sekunder. Metode perancangan menggunakan metode design thinking, dengan lima tahapan yaitu emphatize, define, ideation, prototype, dan test. Analisa tersebut juga meliputi tren details, warna, dan material yang diminati target market. Pada koleksi perancangan desain minimalis ini, penambahan rasi bintang dalam wujud strap dan payet swarovski, berperan sebagai detail ’identitas’ bagi pengguna busana tersebut. Busana dalam koleksi ini juga dilengkapi teknik pleats yang dirancang untuk membuat gaun agar tidak terlihat monoton dan lebih menonjolkan lekuk tubuh. Koleksi tersebut berjudul ’Stellar’ yang artinya bintang, merujuk pada fokus detail pada busana koleksi ini. Tujuan dari perancangan koleksi ini adalah adalah memberi pilihan lebih banyak kepada pengantin wanita yang menginginkan gaun pendek dan atau minimalis sebagai busana after party pernikahan mereka.

