• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Industri Kreatif
    • Bisnis Desain Fashion
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Skripsi, Tesis dan Disertasi
    • Fakultas Industri Kreatif
    • Bisnis Desain Fashion
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Busana Ready to Wear Deluxe dengan Penerapan Motif Wayang Ramayana Menggunakan Teknik Freehand Embroidery

    Thumbnail
    View/Open
    Halaman Judul (269.6Kb)
    Halaman Pernyataan Keaslian (99.93Kb)
    Kata Pengantar (348.2Kb)
    Abstrak (124.6Kb)
    Halaman Daftar Isi (311.1Kb)
    Halaman Daftar Gambar (335.2Kb)
    Halaman Daftar Tabel (297.8Kb)
    Halaman Daftar Lampiran (274.5Kb)
    Bab 1 (688.0Kb)
    Bab 2 (1.277Mb)
    Bab 3 (759.8Kb)
    Bab 4 (2.812Mb)
    Bab 5 (463.8Kb)
    Journal/Article (641.7Kb)
    Daftar Pustaka (376.4Kb)
    Lampiran 1 (1.124Mb)
    Date
    2023
    Author
    Kwik, Hadara
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Indonesia merupakan negara yang dikenal akan kekayaan budayanya. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, budaya tersebut luntur karena beberapa faktor seperti globalisasi yang membuat masyarakat cenderung memilih budaya luar karena dianggap lebih modern. Wayang Ramayana adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang mulai ditinggalkan masyarakat Indonesia. Sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai generasi muda Indonesia untuk melestarikan budaya negara kita agar tidak punah. Berdasarkan permasalahan tersebut, tercetuslah ide untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan budaya Indoneisa Wayang Ramayana melalui fashion. Penelitian ini bertujuan untuk merancang busana ready to-wear deluxe dengan penerapan motif Wayang Ramayana menggunakan teknik freehand embroidery, dan membuat brand collateral untuk mendukung perancangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode perancangan design thinking dengan pendekatan kualitatif. Design thinking terdiri dari lima tahapan, yaitu: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Metode pengumpulan data primernya adalah melakukan wawancara dengan 6 expert dan 12 extreme users, sedangkan metode pengumpulan data sekundernya adalah studi literatur yaitu dari buku, jurnal, dan website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan motif dan penempatan motif sangat penting agar elemen budayanya menonjol sebagai fokus busana. Ini merupakan koleksi pertama brand HADARA yang berjudul Tretayuga. Koleksinya terdiri dari 5 look busana special occasion dengan style elegant with a touch of sexy. Kesimpulannya, perancangan ini berhasil menjawab permasalahannya dan berkontribusi dalam membangkitkan minat masyarakat terhadap Wayang Ramayana sehingga tetap lestari.
    URI
    https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8673
    Collections
    • Bisnis Desain Fashion

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    Copyright©  2017 - LPPM & Library Of Universitas Ciputra
    »»» UC Town CitraLand, Surabaya - Indonesia 60219 «««
    Powered by : FreeBSD | DSpace | Atmire