Perancangan Busana Resort dengan menerapkan konsep Multiways Clothing
Abstract
Selama 3 tahun terakhir ini pandemi Covid-19 melanda dunia dan menyebabkan adanya beragam pembatasan bagi masyarakat untuk pergi keluar. Namun dalam setahun terakhir, keadaan pasca pandemi telah mereda dan terkontrol, sehingga masyarakat sudah mulai kembali bepergian ke berbagai tempat, khususnya ke destinasi wisata untuk berlibur. Berkembangnya keadaan ini menyebabkan naiknya tingkat konsumsi masyarakat, khususnya untuk produk pakaian berlibur, sehingga muncul sebuah kebiasaan baru yang disebut konsumerisme. Konsumerisme mengakibatkan perputaran produk semakin cepat, dan masa penggunaan produk menjadi lebih singkat karena masyarakat cenderung ingin membeli produk baru yang sedang tren, khususnya untuk produk pakaian berlibur yang tren nya berganti dengan cepat. Salah satu pendorong gaya hidup konsumerisme adalah munculnya Fast fashion, yaitu sebuah bisnis model dimana merek-merek retail melakukan replika pakaian dari tren terbaru dan memproduksinya dalam jumlah massal dengan harga murah sehingga mendorong konsumen untuk terus belanja pakaian dan memperpendek masa penggunaan suatu pakaian, Hal ini menimbulkan dampak lingkungan yang buruk akibat limbah yang terus bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang busana dengan konsep multiways clothing yang akan diaplikasikan ke pakaian resort wear, untuk mengatasi masalah dampak lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara kepada 6 expert dan 12 extreme user untuk mendukung dan memvalidasi hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Perancangan akan dilakukan menggunakan metode design thinking yang berkonsentrasi untuk menciptakan solusi dari masalah fast fashion, dan hasil perancangan akan berupa busana resort dengan konsep multiways clothing yang ditujukan untuk market milenial.

