Perancangan Sustainable Statement Jewelry dari Limbah Kain Denim dengan Teknik Fabric Manipulation
Abstract
Pandemi COVID 19 mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan aspek sustainability dalam keseharian mereka, termasuk dalan berpakaian dan merias diri. Dengan adanya kebutuhan akan produk yang lebih sustainable dalam fesyen, hal ini dapat dikembangkan sebagai peluang untuk bisnis yang memberikan solusi kepada masalah yang nyata. Limbah kain merupakah salah satu aspek yang mempengaruhi industri fesyen dan dampak negatif yang diakibatkannya untuk keberlanjutan lingkuan hidup. Dan denim, sebagai salah satu kain paling lazim di dunia, menghasilkan banyak limbah kain pre-konsumer. Bahan sisa proses pemotongan ini tidak cukup untuk membuat satu garmen utuh, sehingga seringkali dijual sebagai sampah. Untuk mengakali limbah pre-konsumer yang cenderung berukuran kecil, dibuatlah perancangan statement jewelry yang berakar dalam konsep sustainability dengan teknik fabric manipulation untuk pemanfaatan material yang efektif. Produk yang dihasilkan menggabungkan teori dan prinsip dasar seni seperti volume, kontras, dan permainan warna untuk menghasilkan produk fesyen yang menarik. Pengumpulan data untuk perancangan ini dilakukan dengan metode kulatitatif ; wawancara dengan 6 orang ahli dan 12 potensi pengguna yang sesuai, dilengkapi dengan observasi pesaing dan observasi general yang dilakukan secara daring. Penelitian ini berhasil dalam mengembangkan teknik manipulasi kain menjadi objek yang dapat diolah menjadi aksesoris, dengan hasil akhir satu koleksi konsep original dari teknik layering yang dikembangkan. Hasil yang dicapai dengan teknik ini menghasilkan sustainable jewelry yang lain dari jewelry yang umumnya bergaya minimalis, melainkan menghasilkan karya yang artsy, unik, dengan eksplorasi pengolahan ulang limbah yang inofatif dimana aksesoris bahan kain memiliki rupa dan ketahanan yang lebih menyerupai objek solid.

