| dc.contributor.author | Setiawan, Lisa | |
| dc.date.accessioned | 2025-11-26T09:23:53Z | |
| dc.date.available | 2025-11-26T09:23:53Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8699 | |
| dc.description | Fashion is considered the second highest polluting industry in the world. The fashion industry is responsible for 2.1 billion tons of carbon emissions every year. Various impacts of the fashion industry on the climate crisis include related to water, chemicals, deforestation, textile waste, and microplastics that cannot be biodegraded. For example, the production of one pair of jeans can consume 7,500 liters of water. In addition to requiring materials and producing large-scale waste from its manufacture, denim fabric is one type of fabric that is difficult to decompose. Therefore, researchers will conduct experiments to recycle denim fabric waste in collaboration with the Triple Jeans industry. Upcyle is an action where as much as possible materials that are no longer used can be reused into objects that have a higher value than before. This research is about Woman Street Wear fashion design by utilizing the rest of the denim fabric using the sashiko technique adapted from Japanese culture. The development of motifs from Japan is added to the aesthetic value of Woman Street Wear clothing. This design is carried out with a qualitative approach and uses the Design Thinking method so as to produce output in the form of descriptive-analytical design and carried out by interviews. The goal to be achieved from this research is to design clothing by utilizing denim waste from factory waste and educate consumers to be more concerned with zero waste. | en_US |
| dc.description.abstract | Fashion dianggap sebagai industri dengan polusi tertinggi kedua di dunia. Industri fashion bertanggung jawab atas 2,1 miliar ton emisi karbon setiap tahun.Berbagai dampak industri fashion terhadap krisis iklim di antaranya terkait air, bahan kimia, penggundulan hutan, limbah tekstil, serta mikroplastik yang tidak bisa terurai secara alami. kain denim adalah salah satu jenis kain yang susah terurai. Dengan produksi satu celana jeans bisa menghabiskan 7.500 liter air. Selain membutuhkan bahan dan penghasil limbah yang sekala besar dari pembuatannya, Oleh karena itu, penelitian ini melakukan percobaan untuk mendaur ulang limbah kain denim yang bekerjasama dengan industry Triple Jeans. Upcycle Fashion adalah mengubah pakaian ataupun bahan pakaian yang tidak terpakai mengubahnya menjadi produk baru yang memiliki nilai tambah dari sebelumnya. Penelitian ini tentang perancangan busana Street Wear wanita dengan pemanfaatan sisa kain denim menggunakan teknik sashiko yang diadaptasi dari budaya Jepang. Pengembangan motif dari Jepang dapat menambah nilai estetika busana Street Wear wanita. Perancangan ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode Design Thinking sehingga menghasilkan luaran berupa perancangan yang bersifat analisis-deskriptif dan dilakukan dengan wawancara. Penelitian ini menghasilkan 1 koleksi busana Ready To Wear dengan 5 looks yang memiliki style edgy menggunakan material sisa kain denim. Teknik sashiko juga diaplikasikan selain untuk menambah nilai estetika tetapi juga memiliki manfaat memperkuat kain. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk merancang busana dengan pemanfaatan limbah denim dari hasil sisa pabrik serta mengedukasi konsumen agar lebih peduli dengan zero waste. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | zero waste | en_US |
| dc.subject | denim waste | en_US |
| dc.subject | upcycling | en_US |
| dc.subject | sashiko | en_US |
| dc.subject | upcycle | en_US |
| dc.subject | sisa kain denim | en_US |
| dc.subject | busana | en_US |
| dc.title | Perancangan Busana Street Wear Wanita Menggunakan Upcycle Denim Waste dengan Teknik Sashiko | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 90234 | |
| dc.identifier.nim | 0206051810044 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Olivia Gondoputranto | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Yoanita Kartika Sari Tahalele | |