| dc.contributor.author | Krista, Greta Anggun | |
| dc.date.accessioned | 2025-12-31T05:52:57Z | |
| dc.date.available | 2025-12-31T05:52:57Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/8916 | |
| dc.description | Human behavior is influenced by various stimuli in the environment surrounding them. There are various factors influencing the behaviors, such as culture diversity, gender, age, occupation, etc. As the environment that human stay in for long period of time, the built environment must be designed to be adaptable with the user's characteristics. Sekolah Citra Berkat is a school that holds entrepreneurship principle in its education, therefore the non-classroom supporting facilities designing must pay attention to behavioral approach to support entrepreneurial behaviors and mindset in students. In addition to these needs, the placement of non class supporting facilities is currently scattered and not centered. The old architectural design follows the typology of the original building, namely as a sports arena that makes the building have an atrium with a basketball court in the middle. This makes the placement of facilities inefficient and makes access for every level of school remote and messy. Activities on the basketball court also have the potential to interfere with learning activities through echoing sounds in the building. This motivates designing to fix problems and using behavioral approach in interior architectural design. Data researching was conducted by visiting locations and interviewing local sources. Data was obtained through references related to interior architecture to straighten out the design in accordance with the function of school facilities. The results of thinking are poured through the concept of interior architecture that can stimulate behavior in accordance with the principles of entrepreneurship through visual, audio, and tactile stimuli. Visual stimuli are applied through the use of color, light dan space organization, audio treatment is applied through acoustic control, and tactile stimuli are applied through textures on the scope and surface of objects. This design is intended to solve the physical problems of facilities and adhere the principle of entrepreneurship to the behavior and mentality of students. | en_US |
| dc.description.abstract | Perilaku manusia dipengaruhi oleh berbagai stimulus yang ada di lingkungannya. Faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut beragam, yaitu keanekaragaman budaya, gender, usia, pekerjaan, dll. Sebagai lingkungan tempat manusia berada dalam jangka waktu yang lama, lingkungan terbangun harus dirancang menyesuaikan dengan karakteristik penggunanya. Sekolah Citra Berkat merupakan sekolah yang memegang prinsip entrepreneurship dalam pendidikannya, sehingga perancangan fasilitas pendukung non-kelas harus memperhatikan kaidah behavioral untuk mendukung perilaku dan pola pikir entrepreneurship pada peserta didik. Di samping kebutuhan tersebut, peletakkan fasilitas pendukung non-kelas saat ini masih terpencar dan tidak berada dalam satu area. Selain itu, perancangan arsitektur lama mengikuti tipologi bangunan asal, yaitu sebagai gelanggang olahraga yang membuat gedung memiliki atrium dengan lapangan basket di tengahnya. Hal ini membuat peletakkan fasilitas di dalamnya menjadi tidak efisien dan membuat akses bagi setiap jenjang sekolah menjadi jauh dan berantakan. Aktivitas pada lapangan basket juga berpotensi mengganggu kegiatan pembelajaran melalui bunyi yang menggema dalam gedung. Hal tersebut memotivasi perancangan untuk mengatasi masalah dengan menggunakan pendekatan behavioral dalam perancangan arsitektur interior. Penggalian data dilakukan dengan melakukan visit ke lokasi dan wawancara dengan narasumber setempat. Pencarian data melalui buku referensi terkait arsitektur interior juga dilakukan untuk meluruskan perancangan sesuai dengan fungsi fasilitas sekolah. Hasil pemikiran dituangkan melalui konsep arsitektur interior yang dapat menstimulasi perilaku yang sesuai dengan prinsip entrepreneurship melalui stimulus visual, audio, dan peraba. Stimulus visual diaplikasikan melalui penggunaan warna dan cahaya, treatment audio diaplikasikan melalui pengendalian akustik, dan stimulus peraba diaplikasikan melalui tekstur pada pelingkup dan permukaan benda. Perancangan ini dimaksudkan untuk menyelesaikan permasalahan fisik fasilitas dan mematri prinsip entrepreneurship ke dalam perilaku dan mental siswa. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Behavior | en_US |
| dc.subject | Stimulus | en_US |
| dc.subject | Sekolah | en_US |
| dc.subject | Murid | en_US |
| dc.subject | Entrepreneurship | en_US |
| dc.subject | School | en_US |
| dc.subject | Student | en_US |
| dc.title | Perancangan Proyek Fasilitas Pendukung Non-Kelas Sekolah Citra Berkat dengan Pendekatan Behavioral oleh Tautan Consultant | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 23201 | |
| dc.identifier.nim | 0206031910015 | |