Perancangan Proyek Fasilitas Pendukung Non-Kelas Sekolah Citra Berkat dengan Pendekatan Behavioral oleh Tautan Consultant
Abstract
Perilaku manusia dipengaruhi oleh berbagai stimulus yang ada di lingkungannya. Faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut beragam, yaitu keanekaragaman budaya, gender, usia, pekerjaan, dll. Sebagai lingkungan tempat manusia berada dalam jangka waktu yang lama, lingkungan terbangun harus dirancang menyesuaikan dengan karakteristik penggunanya. Sekolah Citra Berkat merupakan sekolah yang memegang prinsip entrepreneurship dalam pendidikannya, sehingga perancangan fasilitas pendukung non-kelas harus memperhatikan kaidah behavioral untuk mendukung perilaku dan pola pikir entrepreneurship pada peserta didik. Di samping kebutuhan tersebut, peletakkan fasilitas pendukung non-kelas saat ini masih terpencar dan tidak berada dalam satu area. Selain itu, perancangan arsitektur lama mengikuti tipologi bangunan asal, yaitu sebagai gelanggang olahraga yang membuat gedung memiliki atrium dengan lapangan basket di tengahnya. Hal ini membuat peletakkan fasilitas di dalamnya menjadi tidak efisien dan membuat akses bagi setiap jenjang sekolah menjadi jauh dan berantakan. Aktivitas pada lapangan basket juga berpotensi mengganggu kegiatan pembelajaran melalui bunyi yang menggema dalam gedung. Hal tersebut memotivasi perancangan untuk mengatasi masalah dengan menggunakan pendekatan behavioral dalam perancangan arsitektur interior. Penggalian data dilakukan dengan melakukan visit ke lokasi dan wawancara dengan narasumber setempat. Pencarian data melalui buku referensi terkait arsitektur interior juga dilakukan untuk meluruskan perancangan sesuai dengan fungsi fasilitas sekolah. Hasil pemikiran dituangkan melalui konsep arsitektur interior yang dapat menstimulasi perilaku yang sesuai dengan prinsip entrepreneurship melalui stimulus visual, audio, dan peraba. Stimulus visual diaplikasikan melalui penggunaan warna dan cahaya, treatment audio diaplikasikan melalui pengendalian akustik, dan stimulus peraba diaplikasikan melalui tekstur pada pelingkup dan permukaan benda. Perancangan ini dimaksudkan untuk menyelesaikan permasalahan fisik fasilitas dan mematri prinsip entrepreneurship ke dalam perilaku dan mental siswa.

