Perancangan Proyek Hotel Sepanak di Bengkulu dengan Pendalaman Sense Of Place oleh Konsultan Lufhdein
Abstract
Pandemi covid-19 yang berhasil merubah kehidupan masyarakat seluruh dunia, saat terjadinya covid-19 masyarakat diwajibkan untuk melakukan semua kegiatan hanya di rumah dengan kurun waktu yang cukup lama. Saat pandemi covid-19 sudah mengalami penurunan, masyarakat banyak yang melakukan revenge travel. Dengan banyaknya yang melakukan revenge travel yang berdampak pada meningkatnya pada sektor pariwisata, dan naiknya sektor wisata yang akan berdampak pada sektor hospitality dan commercial.
Selain pandemi covid-19, era globalisasi juga dapat berdampak pada negara, baik dampak negatif maupun dampak positif. Era globalisasi yang terjadi pada seluruh dunia, dan termasuk salah satunya yakni negara Indonesia. Era globalisasi yang ditandai dengan adanya kecenderungan pada wilayah yang ada di dunia, baik secara geografi, ataupun secara fisik yang nantinya dapat berdampak pada sosial budaya, ekonomi, dan politik. Dalam bidang kebudayaan adanya pemicu dengan munculnya “globalization of culture”, dengan adanya pemicu yang dapat mengancam kebudayaan yang ada di Indonesia, dengan salah satu dampak negatif yakni dengan terkikisnya kebudayaan yang ada di Indonesia.
Era globalisasi yang menjadi alasan salah satu pada perusahaan Lufhdein dalam menggunakan pendekatan sense of place, karena dengan dengan adanya era globalisasi dapat berdampak pengikisan kebudayaan yang ada di Indonesia, oleh karena itu dengan menggunakan pendekatan sense of place yang nantinya dapat melestarikan kebudayaan di Indonesia dengan cara memasukan unsur-unsur terkait daerah sekitar dan juga dapat menciptakan sebuah rasa maupun pengalaman pada sebuah ruang ataupun pada lingkungan sekitar.

