Episode Depresi Berat dengan Gejala Psikotik pada Remaja: Tinjauan Konseptual dan Pendekatan Klinis
Abstract
Episode depresi berat dengan gejala psikotik merupakan salah satu gangguan mood berat yang ditandai oleh kombinasi gejala depresi mayor dan gangguan realitas berupa waham maupun halusinasi. Kondisi ini dapat terjadi pada berbagai kelompok usia, termasuk remaja, dan sering kali menimbulkan dampak yang signifikan terhadap fungsi akademik, sosial, serta perkembangan psikologis individu. Pada usia remaja, manifestasi klinis gangguan ini sering bersifat kompleks karena dipengaruhi oleh faktor perkembangan, psikososial, serta mekanisme koping yang belum matang. Artikel ini bertujuan untuk membahas episode depresi berat dengan gejala psikotik pada remaja secara komprehensif dari aspek konseptual dan klinis berdasarkan tinjauan pustaka. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap buku ajar psikiatri, pedoman diagnostik, dan artikel ilmiah yang relevan. Pembahasan difokuskan pada konsep dasar depresi dengan gejala psikotik, faktor risiko dan patofisiologi, gambaran klinis pada remaja, pendekatan diagnosis, serta prinsip penatalaksanaan yang meliputi intervensi farmakologis dan psikososial. Artikel ini tidak menyertakan laporan kasus dan menekankan pendekatan diskusi teoretis untuk memberikan pemahaman yang terstruktur dan aplikatif dalam praktik psikiatri klinis. Dengan pemahaman yang komprehensif, diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan deteksi dini, menentukan strategi terapi yang tepat, serta meningkatkan luaran klinis dan kualitas hidup remaja dengan episode depresi berat disertai gejala psikotik.

