Gangguan Psikotik Non-Organik Lainnya: Tinjauan Konseptual dan Pendekatan Klinis
Abstract
Gangguan psikotik non-organik lainnya merupakan kelompok gangguan mental yang ditandai oleh gangguan proses pikir, persepsi, emosi, dan perilaku tanpa adanya penyebab organik yang jelas. Kelompok gangguan ini mencakup berbagai manifestasi klinis yang tidak sepenuhnya memenuhi kriteria skizofrenia maupun gangguan psikotik afektif, namun tetap menimbulkan disabilitas fungsional yang signifikan. Pemahaman yang komprehensif mengenai gangguan psikotik non-organik lainnya menjadi penting mengingat variasi presentasi klinis, tantangan diagnostik, serta implikasinya terhadap penatalaksanaan pasien. Artikel ini bertujuan untuk membahas gangguan psikotik non-organik lainnya dari aspek konseptual dan klinis berdasarkan tinjauan pustaka. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap buku ajar psikiatri, pedoman diagnostik, dan artikel ilmiah yang relevan. Pembahasan difokuskan pada konsep dasar, klasifikasi, gambaran klinis, mekanisme patofisiologi yang mendasari, pendekatan diagnosis, serta prinsip penatalaksanaan secara holistik. Tanpa menyertakan laporan kasus, artikel ini menekankan pendekatan diskusi teoretis untuk memberikan pemahaman yang terstruktur dan aplikatif dalam praktik psikiatri klinis. Diharapkan tinjauan ini dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam mengenali, menilai, dan menangani gangguan psikotik non-organik lainnya secara tepat guna meningkatkan luaran klinis dan kualitas hidup pasien.

