RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING SUHU DAN KELEMBAPAN PADA TANAMAN HIAS AGLAONEMA BERBASIS ARDUINO
Abstract
Selama masa pandemi Covid-19, masyarakat banyak mencari kegiatan untuk mengisi waktu selama Work From Home (WFH). Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah bercocok tanam tanaman hias Aglaonema. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada suhu antara 20°C hingga 23°C, intensitas cahaya antara 807,293 lux hingga 2152,78 lux, kelembapan udara lebih dari 50%, serta kelembapan tanah lebih dari 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Monitoring untuk tanaman Aglaonema. Sistem ini menggunakan pot wadah yang dilengkapi dengan mikrokontroler Arduino. Hasil pengukuran suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya akan ditampilkan pada monitor. Ketiga faktor tersebut sangat penting untuk pertumbuhan tanaman Aglaonema. Suhu yang optimal diperlukan untuk menjaga kelembapan tanaman, sedangkan kelembapan udara harus dijaga agar tanaman tetap tumbuh dengan baik. Intensitas cahaya membantu proses fotosintesis tanaman. Sensor tanah YL-69 digunakan untuk mengukur kelembapan tanah, sedangkan sensor soil pH 405 digunakan untuk mengukur tingkat keasaman tanah. Sensor Suhu menggunakan DHT22. Hasil monitoring akan dikirim ke Cloud Storage dan ditampilkan pada aplikasi di smartphone. Berdasarkan kesimpulan, telah dilakukan perancangan alat Internet of Things untuk mengukur dan memonitor suhu dan kelembaban tanah pada tanaman Aglaonema. Tahap pengujian dan analisis juga telah dilakukan. Pengujian dilakukan menggunakan alat yang terdiri dari sensor suhu, sensor aliran air, dan sensor tanah pada tanaman Aglaonema. Alat ini berhasil mengukur arus air yang keluar dan melakukan penyiraman secara otomatis jika kelembapan berkurang di bawah 50%. Alat juga dapat mengukur suhu udara dengan akurat. Data hasil pengukuran dikirim secara real-time dari mikrokontroler ke firebase, dan kemudian ditampilkan pada aplikasi untuk memperlihatkan data suhu, kelembapan, dan arus air.

