Perancangan Proyek Rumah Makan dan Rest Area Tongas Asri dengan Pendalaman Healing Architecture oleh Konsultan Arsitektur Interior Kumo Living
Abstract
Di era modern ini, stres menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masing masing individu. Setiap orang, baik tua hingga muda, laki-laki dan perempuan, semua tidak terlepas dari stres. Stres memang terkadang diperlukan untuk memberi dorongan untuk maju, tetapi stres berlebih dapat berbahaya karena dapat berkembang menjadi depresi dan dapat memicu beberapa penyakit seperti diabetes melitus, serangan jantung, asma, dan depresi (Madhuri, Mohan, & Kaavya, 2013). Di Indonesia, tingkat kecemasan dan depresi penduduk cenderung tinggi, di mana 55% mengalami kecemasan dan 58% mengalami depresi. Hal ini diperburuk dengan penyebaran COVID-19 yang menghambat banyak sektor pekerjaan. Golongan usia yang paling rawan stres adalah usia produktif (20-30 tahun), karena beratnya tuntutan pekerjaan dan beban hidup sehari-hari. Value Healing architecture yang ditawarkan oleh Kumo Living diharap dapat menjadi solusi akan tingginya tingkat stres masyarakat Indonesia usia produktif, dengan cara memberi stimuli positif terhadap panca indera manusia, yaitu penglihatan, peraba, penciuman, pendengaran, dan perasa, menghasilkan sebuah restorative environment yang membantu penghuni kembali merasa tenang dan bahagia.

