SEJARAH SURABAYA: Sekolah Dasar Pertama Didirikan pada Tahun 1818, Siswa dari Keluarga Tidak Mampu
Abstract
SURABAYA - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei, mari kita menengok sekolah-sekolah awal yang pernah didirikan pemerintah Hindia Belanda di Surabaya. Sejarah Surabaya pernah mencatat ada lembaga pendidikan yang pernah didirikan di zaman pemerintahan kolonial yakni tahun 1818. "Pada buku Oud Soerabaia, lembaga pendidikan ini menerima anak-anak dari orang tua yang tidak mampu. Tidak jelas apa nama sekolahnya, tapi pada tahun 1845 hanya 35 siswa dan pendirinya semakin tua, sedangkan gurunya masih CC Werner," ujar Pustakawan Universitas Ciputra Surabaya, Chrisyandi Tri Kartika, Minggu (5/5).Chrisyandi menambahkan sekolah ini benar-benar lenyap pada tahun 1862 saat pendirinya meninggal dunia. Ia mengatakan, tahun 1831 ada sekolah dasar yang didirikan oleh pemerintah, dengan 2 orang guru dan 86 siswa. "Pada tahun yang sama ada sekolah kecil dengan 42 siswa yang dibentuk oleh jemaat Protestan yang dananya dari FJ Mader," katanya. Lebih lanjut Chrisyandi mengatakan bahwa sekitar tahun 1847 ada sekolah pemerintah dengan siswa sekitar 200 anak yang diduga didirikan oleh Dr WR van Hoevell. Sekolah itu menempati satu gedung dengan hanya 4 orang guru. Karena minat siswa yang bersekolah kian bertambah sementara daya tampung tidak mencukupi, maka dipikirkan untuk mendirikan sekolah kedua. "Setelah berdirinya sekolah yang pertama ini, Hoevell mengusulkan ke pemerintah di Batavia agar dibuatkan sekolah pemerintah kedua di Surabaya," ungkapnya. Kemudian melalui surat keputusan nomor 37 pada 2 September 1849, sekolah pemerintah kedua didirikan, tapi tetap saja tidak mencukupi kebutuhan. Karena lagi-lagi sekolah yang kedua ini hanya terdiri dari satu gedung dengan 4 orang guru. "Lalu didirikan sekolah lagi tahun 1856," ujarnya. Tiga gedung sekolah lewat perkembangan zaman saat ini ditempati oleh kantor telepon (Telkom) di depan gedung eks-Javasche Bank. "Kalau dilihat tahun kerja dari Rademaker, maka sekolah pemerintah pertama didirikan tahun 1823, tahun 1847 jumlah siswa meningkat, tahun 1849 sekolah pemerintah kedua didirikan, tahun 1856 sekolah pemerintah ketiga didirikan. Semua sekolah setingkat sekolah dasar. Kemudian sekolah dasar pemerintah keempat dan kelima didirikan lagi tapi tidak di lokasi yang sama," paparnya. (mus/jay)
