| dc.contributor.author | Fadhilah, Yasmine Putri | |
| dc.date.accessioned | 2026-05-18T18:02:01Z | |
| dc.date.available | 2026-05-18T18:02:01Z | |
| dc.date.issued | 2022 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9382 | |
| dc.description | Knowledge of repr0ductive heaIth is important, given the existence of premarital sex in Indonesia, especially in East Kalimantan. Dating behaviours can be infIuenced by internaI and externaI factors. One of the externaI factors is education. This study aims to determine the reIationship between adoIescent repr0ductive heaIth knowIedge and dating behaviours. This research meth0d is a descriptive analytic survey with a quantitative research type with a cross sectionaI approach. The sampIing technique was pr0p0rti0nate stratified rand0m sampling so that the number of respondents was 200 people and the research instrument used was a questi0nnaire. The results showed that the majority of respondents had adequate (43.5%) to good reproductive health knowledge (53.5%), the dominating dating behaviour is a risky dating behaviours with the majority of respondents wanting to hold hands (4.3%), hugging (4.3%), kissing (4.2%) and premarital sex (4%), while those who have done holding hands (4.2%), hugging (4.2%), kissing (4.2%) and premarital sex (4.3%). The results showed a relationship between reproductive health knowledge and courtship behavior. | en_US |
| dc.description.abstract | Pengetahuan kesehatan reproduksi termasuk penting, dengan adanya aktivitas seks pranikah di Indonesia terutama KaIimantan timur. PeriIaku pacaran bisa dipengaruhi faktor internaI dan eksternaI. SaIah satu dari faktor eksternaI adaIah pendidikan dan pemahaman. PeneIitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan dari pengetahuan kesehatan reproduksi remaja terhadap periIaku pacaran. Metode peneIitian ini adalah survei anaIitik deskriptif dengan jenis peneIitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambiIan sampeI adalah proportionate stratified random sampling sehingga responden berjumlah 200 orang dan instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner. HasiI peneIitian menunjukkan mayoritas responden memiIiki pengetahuan kesehatan reproduksi yang cukup (43%) hingga baik (53,5%). PeriIaku pacaran yang mendominasi adaIah periIaku pacaran yang berisiko dengan mayoritas responden ingin melakukan berpegangan tangan (4,3%), berpelukan (4,3%), berciuman (4,2%) dan seks pranikah (4%), sedangkan yang sudah melakukan berpegangan tangan (4,2%), berpelukan (4,2%), berciuman (4,2%) dan seks pranikah (4,3%), Hasil peneIitian menunjukkan hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan periIaku pacaran. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Remaja | en_US |
| dc.subject | Pengetahuan Kesehatan Reproduksi | en_US |
| dc.subject | PeriIaku Pacaran | en_US |
| dc.subject | Teenagers | en_US |
| dc.subject | Health Reproduction Knowledge | en_US |
| dc.subject | Dating Behaviours | en_US |
| dc.title | Hubungan Antara Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Pacaran Pada Siswa SMA di Samarinda | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 11201 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Sarah Hagia Lestari | |