Hubungan Antara Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Pacaran Pada Siswa SMA di Samarinda
Abstract
Pengetahuan kesehatan reproduksi termasuk penting, dengan adanya aktivitas seks pranikah di Indonesia terutama KaIimantan timur. PeriIaku pacaran bisa dipengaruhi faktor internaI dan eksternaI. SaIah satu dari faktor eksternaI adaIah pendidikan dan pemahaman. PeneIitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan dari pengetahuan kesehatan reproduksi remaja terhadap periIaku pacaran. Metode peneIitian ini adalah survei anaIitik deskriptif dengan jenis peneIitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambiIan sampeI adalah proportionate stratified random sampling sehingga responden berjumlah 200 orang dan instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner. HasiI peneIitian menunjukkan mayoritas responden memiIiki pengetahuan kesehatan reproduksi yang cukup (43%) hingga baik (53,5%). PeriIaku pacaran yang mendominasi adaIah periIaku pacaran yang berisiko dengan mayoritas responden ingin melakukan berpegangan tangan (4,3%), berpelukan (4,3%), berciuman (4,2%) dan seks pranikah (4%), sedangkan yang sudah melakukan berpegangan tangan (4,2%), berpelukan (4,2%), berciuman (4,2%) dan seks pranikah (4,3%), Hasil peneIitian menunjukkan hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan periIaku pacaran.

