| dc.contributor.author | Sucahyo, Yoselyn Natasya | |
| dc.date.accessioned | 2026-05-19T15:04:21Z | |
| dc.date.available | 2026-05-19T15:04:21Z | |
| dc.date.issued | 2022 | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/9385 | |
| dc.description | Health seeking behavior is every actions done by an individual to obtain healing for their medical conditions. Health seeking behavior is devided into six types : no action, self-treatment, traditional remedy, chemist shop, public medicine, and private medicine. Data from Susenas 2021 shows that there has been an increase in the Indonesian population who self-medicate in the last 3 years. In East Java, there are 83.80% of the population who have done self-treatment. There are several factors that can influence people in choosing health seeking behavior, including predisposing factors, enabling factors, and reinforcing factors. The objective of this study was to examine the relationship between predisposing factors and enabling factors to treatment seeking behavior in the Madurese population in Tambakrejo Village, Simokerto District, Surabaya. This research is a quantitative observational study, with cross-sectional studies designed using the chi-square statistical test. The total sample is 50 respondents. The results showed that the results of the chi-square test of the variables were knowledge (ρ-value > 0.05), attitude (ρ-value < 0.05), availability of health facilities (ρ-value > 0.05), accessibility to health facilities (ρ-value > 0.05). The conclusion of this study is that attitude is a factor that influences health seeking behavior, whereas knowledge, availability of health facilities, and accessibility to health facilities do not affect health seeking behavior of the Madurese population in Tambakrejo Village. It is hoped that in the future education and training from the government regarding the importance of seeking treatment at health services can be increased. | en_US |
| dc.description.abstract | Perilaku pencarian pengobatan merupakan segala tindakan yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh kesembuhan terhadap kondisi medis yang dimiliki. Perilaku pencarian pengobatan dibagi menjadi enam macam, yaitu tidak bertindak, mengobati diri sendiri, melakukan pengobatan tradisional, membeli obat di toko obat, mencari pengobatan ke fasilitas pengobatan modern yang disediakan oleh pemerintah atau non-pemerintah, dan mencari pengobatan ke praktik dokter. Data dari Susenas 2021 menunjukan bahwa terjadi peningkatan penduduk Indonesia yang mengobati diri sendiri dalam 3 tahun terahkir. Di Jawa Timur terdapat 83,80% penduduk yang pernah melakukan pengobatan sendiri. Faktor yang dapat memengaruhi perilaku pencarian pengobatan adalah faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor pendorong. Tujuan penelitian ini adalah meneliti hubungan antara faktor predisposisi dan faktor pemungkin terhadap perilaku pencarian pengobatan pada penduduk Suku Madura di Kelurahan Tambakrejo, Kelurahan Simokerto, Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional, dengan rancangan cross sectional studies yang diolah menggunakan uji statistik chi-square. Total sampel adalah 50 responden. Hasil penelitian didapatkan hasil uji chi-square dari variabel adalah pengetahuan (ρ-value > 0,05), sikap (ρ-value < 0,05), ketersediaan (ρ-value > 0,05), dan kemudahan akses (ρ-value > 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sikap adalah faktor yang memengaruhi perilaku pencarian pengobatan, sedangkan pengetahuan, ketersediaan fasilitas kesehatan, dan kemudahan akses fasilitas kesehatan tidak memengaruhi perilaku pencarian pengobatan pada penduduk Suku Madura di Kelurahan Tambakrejo. Harapan kedepannya kiranya edukasi dan pelatihan dari pemerintah mengenai pentingnya berobat ke pelayanan kesehatan dapat ditingkatkan. | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | Universitas Ciputra | en_US |
| dc.subject | Perilaku Pencarian Pengobatan | en_US |
| dc.subject | Faktor Predisposisi | en_US |
| dc.subject | Faktor Pemungkin | en_US |
| dc.subject | Suku Madura | en_US |
| dc.subject | Health Seeking Behavior | en_US |
| dc.subject | Predisposising Factors | en_US |
| dc.subject | Enabling Factors | en_US |
| dc.subject | Madurese Ethnic | en_US |
| dc.title | Hubungan Faktor Predisposisi Dan Faktor Pemungkin Terhadap Perilaku Pencarian Pengobatan (Health Seeking Behavior) Pada Penduduk Suku Madura Di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto Surabaya | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.identifier.kodeprodi | 11201 | |
| dc.identifier.dosenpembimbing | Minarni Wartiningsih | |