| dc.contributor.author | Tjandrawibawa, Paulina | |
| dc.date.accessioned | 2018-03-09T08:34:02Z | |
| dc.date.available | 2018-03-09T08:34:02Z | |
| dc.date.issued | 2018-01-24 | |
| dc.identifier.issn | 2477-586X | |
| dc.identifier.uri | https://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1257 | |
| dc.description.abstract | Meningkatnya perkembangan industri fesyen di Indonesia dari tahun ke tahun membuat kompetisi antar brand fesyen juga semakin meningkat. Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) memproyeksikan pelaku industri fesyen hingga tahun 2020 akan bertambah sebanyak 8,4 juta. Pelaku di industri fesyen ini didominasi oleh anak muda. Dengan banyaknya brand fesyen yang bermunculan tentunya sebuah brand membutuhkan nilai lebih atau yang biasa disebut dengan value proposition untuk tampil menonjol dan marketable. Dalam tulisan ini akan dibahas bagaimana motif grafis pada tekstil bisa menjadi value proposition untuk brand fesyen dalam menciptakan produk yang marketable. Metode penelitian ini akan dipaparkan melalui metode kualitatif berupa wawancara langsung dengan pemilik brand fesyen serta didukung dengan studi literatur dan observasi. Diharapkan dengan adanya penulisan ini, pelaku bisnis industri fesyen mendapat pemahaman konsep desain dalam merancang koleksi untuk brand yang pada akhirnya akan memiliki value proposition. | en_US |
| dc.publisher | Maranatha Christian University | en_US |
| dc.subject | fesyen; motif; pattern; tekstil; value proposition | en_US |
| dc.title | Motif Tekstil sebagai Value Proposition Koleksi Brand Fesyen yang Marketable | en_US |