Show simple item record

dc.contributor.authorWidya Dutha, I Dewa Gde Satrya
dc.contributor.authorIndrianto, Agoes Tinus Lis
dc.date.accessioned2018-03-14T00:50:04Z
dc.date.available2018-03-14T00:50:04Z
dc.date.issued2017-08
dc.identifier.issn1411-5239
dc.identifier.urihttps://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1258
dc.description.abstractCerita Panji berkisah mengenai Kerajaan Kadiri, berkembang pesat pada masa Majapahit. Ragam ekspresi Budaya Panji dalam bentuk sastra oral, sastra visual, seni pertunjukan dan nilai-nilai kehidupan. Artikel ini menyajikan pengembangan ragam ekspresi Budaya Panji tersebut dalam kegiatan wisata. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana model wisata Budaya Panji? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, sumber data primer diperoleh melalui wawancara dan eksperimen perjalanan wisata bertema Panji yang diselenggarakan oleh Lab of Tourism, data sekunder melalui studi literatur terkait. Kesimpulan penelitian ini adalah, model wisata Budaya Panji dapat diterapkan dalam tiga kegiatan wisata, pertama, memadukan ekspresi Budaya Panji dalam seni pertunjukan topeng dengan artefak. Kedua, menampilkan ekspresi Budaya Panji dalam seni pertunjukan dengan konsep Heritage Performing Art di situs atau candi. Ketiga, archaeological trail di Gunung Penanggungan, di mana gunung ini dikenal sebagai Gunung yang disucikan di masa Majapahit dengan nama Pawitra. Banyak situs dan punden berundak yang didirikan di lereng gunung, di antaranya Candi Kendalisodo yang berisi relief Cerita Panji dan Candi Selokelir tempat ditemukannya arca Panji.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherBalai Pelestarian Nilai Budaya D.I. Yogyakartaen_US
dc.subjectbudaya Panji, tourismen_US
dc.titleModel Wisata Budaya Berbasis Cerita Panjien_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record