Show simple item record

dc.contributor.authorRembulan, Cicilia Larasati
dc.contributor.authorRahmawati, Kuncoro Dewi
dc.date.accessioned2019-11-15T08:08:03Z
dc.date.available2019-11-15T08:08:03Z
dc.date.issued2014-11-20
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/2103
dc.description.abstractPeran ibu pada masa kini tidak hanya mengurus anak dan suami saja, melainkan sebagai pencari nafkah. Dikenal dengan istilah wanita berperan ganda. Hal ini menyebabkan suatu permasalahan yang disebut work-family conflict. Para wanita berperan ganda perlu memiliki strategi coping untuk menghadapi setiap konflik dan permasalahan yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan pemetaan tentang gambaran strategi coping wanita berperan ganda dalam mengatasi work-family conflict. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan analisis deskriptif. Alat ukur disusun berdasarkan aspek strategi coping milik Folkman, et.al (1986). Skala dikontekstualkan dengan aspek work-family conflict milik Greenhaus & Beutell (1985). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 108 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 66 orang (61%) memilih problem-focused coping, sedangkan 40 orang (37%) memilih emotion-focused coping, dan 2 orang (2%) menggunakan strategi coping secara berimbang. Faktor yang diduga memiliki pengaruh terhadap strategi coping adalah usia, pendidikan, jumlah anak, suku dan pengeluaran perbulan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherAsosiasi Kesehatan Jiwa Anak Remaja Indonesiaen_US
dc.subjectStrategi Coping, Wanita Berperan Ganda, Work-family Conflicten_US
dc.titleGambaran Strategi Coping Wanita Berperan Ganda Dalam Menghadapi Work-Family Conflicten_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record