| dc.contributor.author | Liem, Andrian | |
| dc.contributor.author | Rahmawati, Kuncoro Dewi | |
| dc.date.accessioned | 2019-11-15T08:33:01Z | |
| dc.date.available | 2019-11-15T08:33:01Z | |
| dc.date.issued | 2014-11-24 | |
| dc.identifier.isbn | 978-602-1564-23-3 | |
| dc.identifier.uri | http://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/2104 | |
| dc.description.abstract | Kanker merupakan salah satu penyebab kematian yang utama di dunia. Secara global jumlah kematian akibat kanker diprediksi sebanyak 11,5 juta kematian pada tahun 2030 (WHO, 2008). Data Sistem Informasi RS di Indonesia hingga Februari 2014 menunjukkan jumlah pasien rawat jalan maupun rawat inap kasus kanker payudara adalah yang terbanyak, yaitu 12.014 orang (28,7%) dari berbagai jenis kanker. Perempuan yang menderita kanker payudara kemudian tidak hanya mengandalkan pengobatan medis konvensional. Fenomena terbaru menunjukkan bahwa tingkat penggunaan pengobatan
komplementer-alternatif (PKA) untuk mengatasi kanker payudara mulai meningkat. Tujuan dari makalah ini adalah meninjau dan merangkum beragam artikel ilmiah yang menunjukkan efektivitas dan potensi berbagai PKA dalam mengatasi kanker payudara. Artikel ilmiah dikumpulkan melalui pusat data jurnal internasional dan dianalisis secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa yoga, pijat terapeutik, dan akupuntur adalah jenis PKA yang efektif untuk mengatasi kanker payudara dan gangguan kesehatan yang terkait. Dibandingkan dengan yang tidak menggunakan PKA, perempuan dengan kanker payudara pengguna PKA memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi; stres, kecemasan, dan gangguan tidur yang lebih rendah; serta rasa sakit dan kelelahan yang lebih ringan. Efektivitas PKA tersebut dapat bertahan selama 3-12 bulan dan secara tidak langsung juga berdampak positif terhadap keluarga perempuan dengan kanker payudara. Dalam artikel ini akan dibahas secara rinci mengenai teknis pelaksanaan dan manfaat dari berbagai jenis PKA yang telah terbukti efektivitasnya tersebut. Diharapkan melalui makalah ini, pengetahuan tenaga kesehatan konvensional dapat meningkat dan sikap mereka terhadap PKA menjadi lebih positif sehingga mendorong terciptanya pengobatan yang terintegrasi di Indonesia. | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | Ikatan Praktisi & Ahli Demografi Indonesia | en_US |
| dc.subject | pengobatan komplementer alternatif, kanker payudara, psikologi kesehatan, pengobatan terintegrasi, kualitas hidup | en_US |
| dc.title | Evaluasi Efektivitas dan Potensi Pengobatan Komplementer Alternatif dalam Menangani Kanker Payudara pada Perempuan di Indonesia | en_US |
| dc.type | Other | en_US |