CLINICAL STUDY OF ETHANOL EXTRACT OF Justicia gendarussa Burm f. LEAVES IN MALE INFERTILITY

Date
2011-08Author
Prajogo, Bambang
Winarso, Hudi
Kasmijati, Kasmijati
Ginting, Aucky
Pramesti, Dyan
Anggraeni, Maria
Radjaram, Achmad
Setiawan, Dwi
Musta’ina, Sri
Zaini, Noor Cholies
Metadata
Show full item recordAbstract
Upaya pengembangan metode kontrasepsi dilakukan dengan meneliti pengobatan tradisional Indonesia. Berdasarkan studi etnomedisin, Justicia gendarussa Burm.f. digunakan pria di Papua untuk kontrasepsi. Studi kemotaksonomi dan farmakognosi menunjukkan kandungan flavonoid dalam tumbuhan tersebut, pada uji farmakologi dapat menghambat aktivitas enzim spermatozoa hialuronidase. Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol daun Justicia gendarussa Burm.f. dosis 284.5 mg/kapsul dan 213 mg/kapsul. Kapsul diberikan sekali sehari setelah makan selama 108 hari. Pada fase I, 36 subyek uji direkrut dengan kriteria utama pria
dengan fertilitas sperma normal. Uji klinik menggunakan metode single blind, dengan tujuan menentukan dosis aman untuk manusia. Uji darah lengkap dan uji sperma yang dilakukan menunjukkan subyek uji dalam kondisi sehat dan sperma normal. Uji hialuronic binding assay (HBA) menunjukkan penurunan persentase ikatan hialuronat dibandingkan plasebo. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan uji klinik fase 1, daun Justicia gendarussa Burm. f. tidak mempengaruhi kondisi kesehatan dan sperma subyek uji. Penurunan aktivitas enzim hialuronidase spermatozoa pada dosis 284.5 mg/kapsul kemungkinan dapat mencegah penetrasi sperma dan fertilisasi subyek uji.
