Show simple item record

dc.contributor.authorjakelin, chesy
dc.contributor.authorIstanto, Freddy Handoko
dc.contributor.authorSusan
dc.date.accessioned2020-09-30T08:35:22Z
dc.date.available2020-09-30T08:35:22Z
dc.date.issued2020-04-30
dc.identifier.issn24772593
dc.identifier.urihttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/2942
dc.description.abstractRestoran Malioboro berdiri sejak tahun 2007 sehingga setelah 12 tahun ini menginginkan wajah baru yang mengingatkan akan sejarah berdirinya restoran yang dimulai pertama kali dibangun di Bali dengan suasana dan kekhasan budaya yang tercipta di Bali sehingga konsumen yang berada di Surabaya juga mengenal sejarah Ayam Tulang Malioboro ini berasal dari Bali dan menjadi ciri khas tersendiri bagi penik- mat ayam tulang lunak di Surabaya.Terdapat permasalahan berupa bentukan site yang monoton dan tidak mencermin-kan Bali pada desainnya. Layout dan sirkulasi pengunjung kurang teratur karena peletakkan ruang yang tidak terarah. Terdapat pula keinginan penulis akan suatu restoran yang dapat memiliki pemba- gian ruang yang maksimal dan dapat menginterpretasikan value dari perusahaan yaitu feel the art by heart. Konsep dari restoranpun ingin mengadopsi unsur budaya lokal pada setiap ruang yang dirancang secara “kekinian”. Penggunaan elemen tradisional yang memunculkan kesan etnik secara modern kontemporer yang mengutamakan prinsip unity dan harmony dimana suatu ruangan dianggap sebagai suatu kesatuan dan semua elemen yang ada saling melengkapi dan berkesinambungan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherProdi Arsitektur Interior UCen_US
dc.subjectRestaurant, Commercial space, Indonesian Art and Culture, Traditional Contemporeren_US
dc.titlePERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR RESTORAN MALIOBORO DENGAN MENGADOPSI ELEMEN BUDAYA TRADISIONAL OLEH BINA RUPA STUDIOen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record