TEKNOLOGI BANGKITAN ENERGI TERBARUKAN PADA TAPAK UNTUK DESAIN ARSITEKTUR INTERIOR BERKELANJUTAN
Abstract
Desain arsitektur interior yang berkelanjutan memiliki beberapa tujuan. Salah satunya adalah mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dengan mengoptimalkan penggunaan material, energi, dan program ruang. Dalam kaitannya dengan energi, desain yang berkelanjutan seringkali diasosiasikan dengan desain yang memiliki konsep reduksi GHG. Di dalam tahap operasional bangunan sumber emisi karbon terbe- sar berasal dari konsumsi energi listrik yang diproduksi oleh sumber daya tak terbarukan (fosil), dimana penggunaannya memberikan berbagai impak negatif terhadap lingkungan. Bangunan dengan on-site re- newable energy tools merupakan salah satu konsep yang merespon permasalahan tersebut. Hal ini juga didukung oleh kebijakan-kebijakan energi terbarukan terkait arsitektur hijau dan berkelanjutan. On-site Renewable Energy Tools merujuk pada pengertian produksi energi (khususnya energi listrik) yang berasal dari sumber daya terbarukan, dan dihasilkan di dekat dimana energi tersebut digunakan. Penelitian ini akan membahas pemetaan potensi sumber energi terbarukan dan metode perancangan kebutuhan energi terbarukan pada bangunan. Pembahasan tersebut dilengkapi dengan paparan studi kasus bangunan yang memiliki potensi untuk integrasi on-site renewable energy tools, beserta upaya yang dilakukan untuk tujuan optimasi energi listrik dari sumber energi terbarukan tersebut.

