| dc.description.abstract | Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak didunia setelah Cina, India dan Amerika Serikat. Namun, meskipun demikian, Indonesia merupakan negara dengan jumlah wirausaha yang rendah setelah Cina dan Amerika Serikat yang masing-masing memiliki jumlah wirausaha sebanyak 10,1%, dan 8,3% pada tahun 2011. Jumlah wirausaha di Indonesia sampai dengan januari 2012 berkisar 1,56%, di mana jumlah ini lebih rendah dan jumlah wirausaha di Malaysia dan Singapura yang masing-masing sebanyak 2,5% dan 3,8%. Paper ini bertujuan untuk menganalisis faktor•faktor yang menyebabkan rendahnya jumlah wirausaha di Indonesia, khususnya faktor-faktor yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi dan tingkat korupsi di Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam paper ini adalah metode kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa rendahnya jumlah entrepreneur (wirausaha) di indonesia disebabkan oleh korupsi yang pada akhirnya menyebabkan: (i) tidak efisiennya birokrasi di sektor pemerintah, khususnya birokrasi yang berkaitan dengan jumlah prosedur, waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mengurus perizinan mendirikan suatu usaha, dan (ii) minimnya jumlah infrastruktur di Indonesia. faktor lain yang menyebabkan rendahnya wirausaha di Indonesia adalah kebijakan fiskal yang masih diarahkan pada peningkatan Produk Domestik Bruto melalui peningkatan konsumsi dan kebijakan moneter yang belum mampu menurunkan suku bunga kredit untuk modal kerja dan investasi. | en_US |