| dc.description.abstract | Membangun karakter untuk menangani berbagai masalah perilaku remaja menjadi isu penting dalam kurikulum Pendidikan Nasional. Sementara itu, membangun karakter dalam konteks Kristen seharusnya dilihat sebagai bagian dari proses pengudusan orang percaya yang diawali dengan kelahiran baru. Masa remaja menjadi masa yang penting untuk menemukan identitas diri serta transisi dari konformitas menuju kepada pengalaman iman secara pribadi. Secara khusus, bagaimana kekristenan memahami tentang membangun karakter dan persepsi umum remaja di sekolah Kristen tentang membangun karakter? Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kebutuhan membangun karakter remaja di sekolah Kristen. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui survei pada subjek penelitian berjumlah 1068 siswa SMP dan SMA Kristen (usia 13-18 tahun) di Surabaya. Hampir seluruh remaja mengetahui, menganggap penting, dan bersedia membangun karakter, meskipun hanya sebagian saja yang mengetahui caranya. Hasil dan bahasan lainnya tentang figur panutan, sumber membangun karakter, serta persepsi remaja tentang gereja akan didiskusikan lebih lanjut di dalam artikel ini | en_US |