PROSES MENTORING DALAM BISNIS KELUARGA BUDAYA BALI
Abstract
Bisnis keluarga adalah bisnis yang dimiliki dan dijalankan oleh keluarga, atau mayoritas
sahamnya dimiliki keluarga. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dimana family business
untuk bertahan lintas generasi terutama pada proses suksesi kepada generasi penerus. Proses
mentoring menjadi hal yang penting untuk regenerasi bisnis keluarga. Budaya mentoring dalam
bisnis keluarga dari setiap etnis akan berbeda karena pengaruh dari tradisi, agama, dan budaya
setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses mentoring yang diterapkan
dalam bisnis keluarga budaya Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang
dilakukan dengan metode triangulasi sumber melalui wawancara kepada pakar, generasi senior, dan
generasi penerus, penentuan ini menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini
menunjukan proses mentoring dalam bisnis keluarga budaya Bali bersifat universal namun dalam
beberapa tahap kurang maksimal. Aktivitas-aktivitas yang terjadi pada proses mentoring bisnis
keluarga budaya Bali adalah menetapkan sasaran yang terukur, Mengklarifikasi suatu sasaran yang
terukur, membangun cara yang membuat mentee dapat bertanggung jawab, melatih penerapan
mentoring dalam bisnis keluarga, dan mengikuti jejak sukses mentor dengan cara menceritakan
kisah-kisah sukses, mengevaluasi kinerja generasi penerus, dan memberikan fasilitas kepada
generasi penerus. Terdapat beberapa hal yang mencolok dari bisnis keluarga budaya Bali yaitu
senioritas kuat.

