PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR GUEST HOUSE DI TANJUNG REDEB KALIMANTAN TIMUR
Abstract
Pemanasan global merupakan permasalahan ekosistem yang memberikan dampak negatif bagi lingkungan
hidup manusia salah satunya ialah perubahan iklim yang disebabkan oleh peningkatan gas rumah kaca.
Dalam bidang arsitektur, perlunya konstribusi untuk menciptakan desain bangunan yang bersifat ramah
lingkungan untuk mengurangi dampak dari pemanasan global dan kelangsungan hidup yang lebih baik
melalui penerapan green design. Manggarai guest house merupakan proyek dari perpaduan konsep green
design dan chameleon building dalam perancangannya. Adapun enam elemen green design diterapkan
pada perancangan bangunan berdasarkan ketentuan dari GBCI (Green Building Council Indonesia)
ialah pengelolaan lahan pada site, melakukan penghematan energi dengan elektronik sesuai standar,
pengelolaan air bersih serta penggunaan air hujan sebagai irigrasi, penggunaan material yang ramah
lingkungan, kenyamanan dan kesehatan penghuni bangunan akan cahaya dengan penerapan jendela dan
skylight, udara dengan penerapan cross ventilation dan bukaan ruang, suhu dengan penerapan kolam dan
vegetasi maupun tanaman indoor, serta merencanakan manajemen bangunan. Sedangkan chameleon
building diterapkan sebagai bentuk adaptasi bangunan melalui karakteristik hewan bunglon. Manggarai
guest house dirancang untuk menjadi sebuah bangunan yang bersifat ramah lingkungan dan memberikan
kenyamanan bagi penghuninya melalui penerapan elemen green dan tata letak ruang. Desain guest house
dibuat menarik, memperlihatkan brand perusahaan serta memanfaatkan area café yang dapat menunjang
ketertarikan pasar.

