| dc.description.abstract | Toksoplasmosis merupakan infeksi oleh Toxoplasma Gondii. Prevalensi infeksi toksoplasma pada pasien terinfeksi HIV adalah 3-97%. Diagnosis toksoplasmosis serebral sering terlewat karena kegagalan mengenali berbagai presentasi klinis dan gambaran radiologi, terhadap hasil identifikasi organisme yang berasal dari biopsi otak, yang sukar dilakukan pada saat pasien masih hidup. Laporan kasus ini membahas toksoplasmosis serebral, yang berupa bahan biopsi otak pasien HIV positif yang sebelumnya status HIV pasien tidak diketahui. Pasien laki-laki 52 tahun, datang ke RS dengan keluhan tidak mau makan dan pasien merasa pusing sejak dua bulan lalu, juga pasien sempat pingsan. Hasil MSCT Scan kepala dengan dan tanpa kontras menunjukkan gambaran Glioblastoma temporo oksipital kanan. Hasil MRI Brain, lesi di temporoparietal kanan disertai perifokal edema mendesak ventrikel lateralis kanan. Pemeriksaan mikroskopik otak menunjukkan jaringan glia mengandung area nekrosis luas disertai debris karyoreksis, sebukan sel-sel lekosit PMN dan sel-sel mononukleus; sebaran takizoit dan bradizoit; tanpa tanda-tanda keganasan. Pada pemeriksaan serologi HIV ditemukan anti-HIV reaktif. Kesimpulan diagnosis adalah toksoplasmosis serebral. | en_US |